Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akhirnya berkenan melakukan perundingan perdamaian secara langsung dengan Rusia.
Namun Zelensky ingin perundingan tersebut dilakukan setelah gencatan senjata diberlakukan.
Zelensky menekankan bahwa diskusi apa pun mengenai perjanjian damai seharusnya dilakukan setelah pertempuran berhenti.
Oleh karena itu Zelensky menegaskan pihaknya siap berunding dalam format apapun setelah gencatan senjata diberlakukan.
Baca: Israel Babak Belur! Tentara Zionis Butuh Rp 43 Triliun untuk Perluas Perang Gaza, Ekonomi Anjlok
"Kami siap mencatat bahwa setelah gencatan senjata, kami siap untuk duduk bersama dalam format apa pun sehingga tidak ada jalan buntu," kata Zelensky.
Pernyataan itu disampaikan Zelensky pada Selasa (22/4).
Keputusan itu dibuat setelah ditekan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik dengan Rusia.
Sementara itu pada pekan ini AS disebut bakal mengirim utusannya ke Moskow.
Baca: Houthi Tembakkan Rudal Andalan Targetkan Haifa Israel: Sirine Peringatan Meraung, Langit Memerah
Utusan AS Steve Witkoff itu akan mengambil bagian dalam perundingan tersebut.
Rencananya perundingan itu akan membahas keputusan Presiden Donald Trump yang mengakui Krimea sebagai wilayah Rusia. (Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang di sini
# Zelensky# perundingan # perdamaian # Rusia # gencatan senjata
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.