Korban Gempa Myanmar Meningkat Capai 2.719 Orang, Kehabisan Kantong Mayat hingga Bau Busuk Menyebar

Editor: bagus gema praditiya sukirman

Reporter: Anggraheni WidyaWitari

Video Production: Fegi Sahita

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Myanmar terus meningkat.

Dilaporkan lebih dari 2.700 orang dipastikan tewas, sementara ratusan lainnya masih hilang.

Pemerintah militer Myanmar mengonfirmasi angka tersebut pada Senin (31/3/2025).

Junta militer Myanmar melaporkan sebanyak 4.521 orang terluka dan 441 orang masih hilang.

Baca: Myanmar Resmi Umumkan Masa berkabung Nasional Selama Tujuh Hari Setelah Gempa Bumi Dahsyat

Namun, angka kematian dan cedera diyakini jauh lebih tinggi.

Mengingat peluang menemukan korban selamat semakin kecil setelah 72 jam. 

Diketahui gempa dahsyat ini mengguncang dekat Mandalay, disusul oleh gempa susulan.

Akibatnya, menyebabkan kerusakan parah pada jembatan dan bangunan. 

Di sisi lain, bantuan internasional dari Rusia, Tiongkok, Indonesia dan India mulai tiba.

Baca: Junta Militer Myanmar Prediksi Jumlah Korban akibat Gempa Bumi Lebih dari 3.000 Orang Tewas

Selain itu, di Sagaing disebut kota yang terdampak berat.

Pasalnya kantong mayat habis, dan bau busuk mayat yang membusuk mulai tercium di udara.

Pihak Human Rights Watch menyatakan bahwa penyelamatan semakin rumit.

Hal itu lantaran perang saudara yang sedang berlangsung hingga memperburuk situasi.

(Tribun-video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kehabisan Kantong Mayat, Update Korban Gempa Myanmar Capai 2.719, Konflik Junta Menambah Parah

Program: Tribun Video Update
Host: Anggraheni Widya Witari
Editor Video: Fegi Sahita
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

#korbangempa #myanmar #gempabumi #myanmar

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda