Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kusyanto (38), seorang pencari bekicot asal Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, trauma berat.
Pasalnya, ia menjadi korban salah tangkap yang dilakukan anggota Polsek Geyer berinisial Aipda IR.
Dikutip dari Kompas.com pada Sabtu (8/3/2025), Kusyanto dituduh mencuri pompa air dan dipersekusi oleh sejumlah orang.
Kusyanto, yang tidak terbukti melakukan pencurian, harus menerima kekerasan fisik dan psikis.
Baca: Pecatan TNI Selundupkan Senjata Buatan Pindad ke KKB Pimpinan Leri Telenggen, Dibeli Seharga Rp1,3M
Baca: Di Depan Menpan-RB, DPR Minta Pengangkatan CPNS-PPPK 2024 Dipercepat: Agar Tak Banyak yang Nganggur
Di hadapan kerumunan warga, ia dipaksa mengakui perbuatan yang tidak pernah dilakukannya.
"Demi Allah, saya bukan pencuri. Keseharianku cuma berburu bekicot untuk dijual," ujar Kusyanto.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/3/2025) malam saat Kusyanto beristirahat di persawahan Desa Suru.
Ia tiba-tiba dibekuk IR dan sejumlah warga yang menuduhnya mencuri pompa air.
Terkait dugaan salah tangkap ini, Polres Grobogan masih melakukan pendalaman.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tangis Pencari Bekicot Korban Salah Tangkap Polisi: "Demi Allah, Saya Bukan Pencuri""
# pria # Grobogan # salah tangkap # polisi
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.