TRIBUN-VIDEO.COM - Gencatan senjata Hizbullah-Lebanon masih belum mendapat kejelasan.
Menanggapi rencana gencatan senjata itu, ribuan tentara Lebanon dikerahkan ke perbatasan Israel.
Dikutip dari Tribunnews.com, hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Lebanon, Abdullah Bouhabib.
Ia mengatakan pemerintah Lebanon akan mengerahkan 5.000 tentara di perbatasan.
Pengerahan tentara di Lebanon akan menjadi bagian dari perjanjian gencatan senjata Israel-Hizbullah.
"Kami akan mengerahkan 5.000 tentara di (perbatasan) selatan sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata," katanya, Selasa (26/11/2024).
Abdullah mengatakan, saat ini pemerintah Lebanon masih menunggu hasil persetujuan tersebut.
Pasalnya, pejabat pemerintah Israel masih melakukan rapat terkait gencatan senjata itu.
Ia mengatakan sekutu Israel, AS berperan membangun kembali infrastruktur Lebanon di wilayah selatan yang hancur setelah diserang Israel.
Meksi begitu, Abdullah menegaskan Hizbullah kemungkinan tidak akan berhenti meluncurkan serangan jika Israel masih menyerang Lebanon.
Sementara, surat kabar Israel melaporkan PM Benjamin Netanyahu sedang mengadakan pembicaraan dengan walikota di perbatasan utara.
Selain itu, Netanyahu sedang membuat pernyataan untuk disampaikan ke media dan publik.
(Tribun-Video.com)
Baca: Lima Ribu Tentara Lebanon akan Dikerahkan di Perbatasan, Menjelang Gencatan Senjata Israel-Hizbullah
Baca: Israel Beri Sinyal Setujui Gencatan Senjata dengan Hizbullah, AS dan Lebanon Usulkan Kesepakatan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.