TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang bapak dan anak warga Kampung Aworket, Distrik Safan, Asmat, Papua, menjadi korban penikaman, Senin(21/1/2019).
Pelaku penikaman adalah Hartan (48) tertangga mereka sendiri.
Dikutip dari Kompas, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Selasa (22/1/2019), mengatakan, kasus ini bermula ketika korban Nelis (50) berkunjung ke rumah pelaku.
Kedatangan Nelis hendak menanyakan kabar yang beredar bahwa pelaku disebut memelihara tuyul.
Emosi mendengar pertanyaan tersebut, pelalu langsung menikam korban dengan sebilah pisau badik di bagian perut.
Korban sempat menangkisnya dengan tangan kiri, sehingga tangan korban juga ikut terluka.
"Karena dalam keadaan emosi, pelaku akhirnya menikam korban," kata Kamal.
Sementara korban kedua yang merupakan anak Nelis, Also (36) ditikam pelaku saat mencoba menolong ayahnya.
Also datang ke rumah pelaku dengam embawa senjata tajam dengan maksud membantu ayahnya.
Namun Also malah turut menjadi korban penikaman oleh Hartan.
"Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Primapun, Distrik Safan," tutur Kamal.
Pelaku beserta barnag bukti senjata tajam telah diamankan polisi.
Pelaku dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Kasus tersebut kini sudah ditangani Satuan Reskrim Polres Asmat. (Tribun-Video/Kompas)
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Dituding Pelihara Tuyul, Pria Ini Menikam Seorang Bapak dan Anaknya, Begini Kisahnya
ARTIKEL POPULER:
Baca: Sumba Barat Diguncang Gempa Sebanyak 12 Kali
Baca: Viral Foto bersama Habib Rizieq, Hotman Paris: Berfoto Bukan Berarti Jadi Pengikutnya
Baca: Komentar Fahri Hamzah saat Jokowi Pangkas Rambut di Garut, Singgung soal Pencitraan
TONTON JUGA:
<iframe width="360" height="360" src="https://www.youtube.com/embed/Gpd8eJ40nOY" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.