TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat dan Israel tengah mencari berbagai opsi untuk menangani kemungkinan Gaza pasca-kedudukan Hamas.
Menurut mereka, daerah kantong Palestina itu kemungkinan akan berada di bawah pengawasan sementara PBB.
Atau pilihan lainnya adalah mengerahkan pasukan multinasional untuk menjaga keamanan.
Dikutip dari Sputnik, kehadiran pasukan multinasional di Gaza dapat mencakup pasukan bersenjata dari Amerika, Inggris, Jerman, Prancis, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Baca: Awalnya Remehkan Hamas, FBI AS Kini Ketakutan Sendiri Diserang Brigade Al Qassam Buntut Bantu Israel
Namun, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden percaya bahwa mengerahkan sekepompok kecil pasukan AS bisa berisiko secara politis.
Amerika Serikat sendiri masih ragu untuk memutuskan apakah akan kembali mengirim pasukan AS ke Gaza.
Diskusi mengenai rencana-rencana untuk Gaza masih dalam tahap awal dan terbuka.
Rencana itu menjadi opsi jika Israel berhasil menyingkirkan militan Hamas dari Gaza.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengatakan bahwa otoritas Palestina yang mengambil alih pemerintahan dan keamanan Gaza akan lebih masuk akal.
Baca: Soroti Konflik Israel-Hamas dan Rusia-Ukraina, Pakar Moskow: Perang Dunia III Sudah Dimulai
Blinken menambahkan, membiarkan Hamas atau Israel menjalankan Gaza bukan lah sebuah pilihan.
Selain itu, diplomat tertinggi AS mengatakan, jika otoritas Palestina tak memungkinkan, ia menyarankan adanya pengaturan pemerintahan dan keamanan sementara.
Nantinya, pengaturan itu dipimpin oleh negara-negara lain di wilayah tersebut.
Pilihan lainnya adalah lembaga-lembaga internasional.
Namun, untuk mewujudkan hal itu, perlu adanya solusi dua negara.
(Tribun-Video.com/Iraka)
Artikel ini telah tayang di sputnikglobe.com dengan judul US, Israel Mull Having Multinational Force Oversee Gaza When War Ends - Report
Host: Iraka
VP: Ni'am Alfani
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.