Kanal

Deretan Fakta Kejanggalan yang Tak Diekspos Polisi dari Kasus Pembunuhan Tuti dan Amalia di Subang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Hampir dua bulan diselidiki, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih menyita perhatian publik.

Hari ini, Sabtu (16/10/2021) merupakan hari ke-59 kasus yang merenggut nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Selama kasus perampasan nyawa di Subang itu ditangani, sejumlah fakta kejanggalan muncul satu-persatu.

Berikut merupakan fakta-fakta dan kejanggalan kasus pembunuhan Tuti dan Amalia, dikutip Tribun-video.com dari TribunJabar.id.

1. Kronologi Semu

Hingga kini belum ada kronologi secara detail dari polisi terkait penemuan jenazah Tuti dan Amalia di dalam bagasi mobil 18 Agustu 2021 lalu.

Kronologi baru terkait awal penemuan jenazah yang didapat dari sejumlah saksi dengan keterangan dan perspektif yang berbeda-beda.

Selain itu, temuan kalung Amalia oleh polisi yang jatuh diduga saat diseret pelaku seusai dibunuh.

Baca: Pengakuan Terbaru Yosef soal Kasus Subang, Blak-blakan Katakan Ini Mengenai Tuti dan Amalia

2. Jasad Korban Dimandikan

Masih dari temuan polisi di TKP, kejanggalan juga ada pada jasad kedua korban yang dalam keadaan telanjang.

Dari jejak di TKP, diduga jasad korban dimandikan terlebih dahulu hingga diseret dari pintu belakang ke garasi.

Polisi pun masih mendalami tujuan pelaku rajapati tersebut melakuan tindakan tersebut.

3. Temuan di TKP

Polisi menduga, pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia merupakan orang terdekat mereka.

Pasalnya tidak ditemukan kejanggalan seperti pintu rumah dibuka paksa hingga tidak ada sidik jari pelaku.

Namun, polisi menemukan dua jejak kaki berbeda di lokasi TKP.

Polisi juga tidak menemukan adanya harta benda yang hilang kecuali HP Amalia.

Kakak Amalia, Yoris, menybut ponsel Amalia yang hilang ada tiga di antaranya Iphone 11, IPod dan satu handphone merek Samsung.

Baca: Yosef Ungkapkan Hal ini di Hari ke-58 Kasus Pembunuhan di Subang, Mengenai Sosok Tuti dan Amalia

4. Autopsi Ulang

Tim forensik kembali melakukan autopsi ulang setelah hampir sebulan dari autopsi pertama.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, tujuan dilakukan autopsi ulang untuk memastikan temuan baru tim penyidik.

Dalam proses autopsi tersebut, tim forensik menelisik dan memastikan luka pada korban, dan penyebab kematian.

Dari pemeriksaan awal sebelumnya pernah dijalaskan, Tuti dan Amalia diduga dibunuh dengan alat penggilas untuk mencuci pakaian

Namun, kini hasil autopsi ulang hingga melibatkan ahli forensik Dokter Hastry tak diungkap untuk publik.

5. Danu Diminta Bantu di TKP

Sebelumnya, Danu keponakan Tuti sempat dicurigai karena disebut-sebut DNA-nya berada di TKP.

Danu yang selama ini tak banya bicara tiba-tiba mengungkapkan mengapa bisa DNA-nya berada di TKP lewat tayangan kanal Youtube Misteri Mbak Suci.

Di situ, ia mengaku bahwa sempat diminta memasang lampu di TKP hingga menguras bak kamar mandi TKP atas perintah polisi sehari seusai kejadian.

Pernyataan itu selama ini tidak pernah dibicarakan polisi.(Tribun-video.com/TribunJabar.id)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul 59 Hari Kasus Subang, Kumpulan Fakta Kejanggalan yang Tak Diekspos Polisi,Yosef Sering Mimpikan anak

# Amalia Mustika Ratu # Tuti Suhartini # Subang # pembunuhan

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: Dea Mita
Video Production: Benedikta SwastiRenaningtyas
Sumber: Tribun Jabar

Video Populer