Viral News
Guru Tolak MBG di Sekolah Lamongan gegara Kerap Datang Molor, Desak SPPG Dievaluasi
TRIBUN-VIDEO.COM – Rekaman video penolakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
Dalam video yang beredar, seorang guru perempuan menolak puluhan paket makanan yang dikirim pihak penyedia karena dinilai terus datang terlambat hingga mengganggu jadwal makan siang siswa di sekolah.
Video tersebut pertama kali ramai setelah diunggah akun Facebook Aniez Suzan pada Rabu (3/6/2026).
Dalam rekaman itu tampak seorang guru berhijab mengenakan seragam dinas berdiri di depan ruang kelas sambil menunjukkan tumpukan kotak makanan berbahan stainless yang masih terikat tali.
Dengan nada tegas, guru tersebut meminta pihak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Lebak Adi Sugio melakukan evaluasi terhadap distribusi makanan yang dinilai tidak tepat waktu.
“Mohon maaf untuk SPPG Lebak Adi Sugio, kami menolak pengiriman ini karena setiap hari kesiangan, wali murid sudah tidak mau menerima lagi. Mohon untuk jadi bahan evaluasi, terima kasih,” ucap guru tersebut dalam video yang telah dibagikan ribuan kali.
Berdasarkan keterangan yang menyertai unggahan itu, keterlambatan pengiriman makanan disebut bukan pertama kali terjadi.
Sekolah dan wali murid dikabarkan telah berulang kali mengeluhkan jadwal distribusi yang dinilai tidak sesuai dengan waktu makan siang siswa.
“Sebelumnya maaf untuk SPPG Lebak Adi Sugio karena ini sungguh-sungguh sudah sangat keterlaluan, pengiriman MBG selalu telat bahkan seringkali anak-anak sudah pulang sekolah tapi MBG belum datang,” tulis akun tersebut.
Pengunggah juga menyoroti tujuan utama program MBG yang semestinya mendukung pemenuhan gizi siswa saat jam istirahat sekolah. Namun dalam praktiknya, makanan disebut sering tiba menjelang siang bahkan ketika siswa bersiap pulang.
“MBG dari pemerintah ini untuk makan siang anak-anak di jam istirahat, bukan jam 11 bahkan pernah jam 1 baru dikirim. Kalau memang kalian tidak mampu silahkan tutup saja. Semoga bisa menjadi pelajaran buat SPPG yang lain,” lanjut unggahan itu.
Warganet Terbelah, Minta Evaluasi Sistem Distribusi MBG
Viralnya video tersebut langsung memancing berbagai reaksi dari warganet. Sebagian besar mendukung langkah pihak sekolah yang dianggap mewakili keresahan orang tua murid terkait kualitas layanan distribusi program MBG.
“Iya Bu lanjutkan, gak usah diterima biar tutup saja SPPG itu,” tulis akun Asrory Ahmad.
Komentar serupa juga disampaikan akun lain yang meminta adanya tindakan tegas terhadap penyedia layanan yang dinilai tidak mampu menjalankan distribusi secara optimal.
“Laporkn biar ditindak lanjuti. Seperti yang lainnya tidak memenuhi standar akan ditutup,” tulis akun Ariezt Prasetyo.
Di sisi lain, sebagian masyarakat menilai makanan yang sudah terlanjur diproduksi seharusnya tetap diterima agar tidak terbuang sia-sia. Mereka menyarankan evaluasi dilakukan melalui jalur resmi tanpa harus menolak paket makanan.
“Harusnya jangan ditolak, kasih peringatan atau tegur SPPG-nya atau lapor ke bagian terkait biar dibenahi. Itu makan mubazir,” tulis akun Khakim Khakim.
Perdebatan mengenai video tersebut terus berkembang di media sosial. Banyak pihak meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi program MBG, khususnya terkait ketepatan waktu pengiriman ke sekolah-sekolah.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Lebak Adi Sugio maupun instansi terkait mengenai penyebab keterlambatan distribusi makanan yang dikeluhkan sekolah tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan evaluasi agar tujuan utama program Makanan Bergizi Gratis dalam mendukung pemenuhan nutrisi siswa dapat berjalan optimal tanpa mengganggu proses belajar mengajar.
Baca: Rupiah Tembus di Atas Rp18.000 per Dolar AS, Pelaku Industri Makin Pusing
Baca: Prabowo di Depan 12.000 Mitra MBG, Beri Peringatan Keras untuk Mitra Nakal: Gue Sudah Warning
(*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul MBG Datang Jam Pulang Sekolah, Guru di Lamongan Tolak Puluhan Paket Makanan
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Surya
Terkini Nasional
Prabowo di Depan 12.000 Mitra MBG, Beri Peringatan Keras untuk Mitra Nakal: Gue Sudah Warning
4 jam lalu
Terkini Nasional
Prabowo Ungkap Alasan Copot Dadan Hindayana, Akui Keputusan Sangat Berat
4 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.