Jumat, 10 April 2026

Viral News

HENDRIK LEGOWO Dicaci Maki Warganet, Minta Maaf ke Prabowo seusai Viral

Kamis, 26 Maret 2026 18:07 WIB
Tribun Jatim

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban Batujajar, Hendrik Irawan pamer mendapat Rp6 juta dari pengelolaan SPPG.

Aksi Hendrik pamer sambil berjoget-joget kemudian viral di media sosial.

Kini imbas sikapnya tersebut, SPPG Hendrik ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Hendrik meminta maaf dan mengaku telah mengklarifikasi mengenai tindakannya.

"Pagi ini saya diberhentikan oleh Ibu Nanik selaku wakil kepala BGN mungkin netizen merasa puas tidak apa-apa yang penting saya telah meminta maaf beberapa kali kepada netizen," kata Hendrik, dikutip dari Tribun Jakarta pada Kamis (26/3/20026).

Siap Dicaci dan Dihina

Hendrik mengaku tidak memikirkan mengenai mental dirinya. Bahkan, ia mempersilakan warganet mencaci maki dan menghina dirinya.

Namun, Hendrik menegaskan dirinya tidak ada niat melecehkan program Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga tidak berniat melecehkan rakyat Indonesia.

"Saya mungkin salah satu mitra yang sering pansos. Silakan anda menyebut saya boti, saya tidak tahu boti itu apa," kata Hendrik.

Hendrik pun menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto terkait aksinya yang menjadi viral di media sosial.

"Mohon Maaf sebesar besar ya kepada rakyat Indonesia yg sudah merasa terganggu atas kesalahan sayah dan sy mohon Maaf kepada Bapak presiden dan BGN atas terjadi ya hura hara brapa hari ini ke depan ya akan menjadi pelajar bagi sy untuk bersosial media dan untuk sppg pagauban mulai hari ini dan seterusnya ya sppg pagauban di tutup terimaksih," tulis Hendrik dalam caption TikTok.

SPPG Miliknya Ditutup

Hendrik menuturkan dirinya telah dihubungi oleh pengawas BGN yang menginformasikan SPPG miliknya ditutup.

Ia pun mengakui kesalahan tidak mematuhi protokol dengan berjoget di ruangan SPPG.

Namun, ia tidak menyangka aksinya bakal viral di media sosial. Kini, Hendrik memikirkan nasib 150 relawan yang bekerja di SPPG miliknya.

"Ini dampaknya mungkin saya terlalu frontal, saya tidak menyalahkan netizen," kata Hendrik.

"Saya prihatin bagaimana nasib relawan saya, habis Lebaran keuangan habis. Gimana BGN, SPPG Pangauban Batujajar berhenti," sambungnya.

Ia menuturkan SPPG miliknya selalu menjaga menu serta kuantitas. Tetapi, ia tetap tidak mempersalahkan sanksi tersebut.

"Saya tidak pernah ada komplain begitu besar, menu kami dijaga, kuantitas dijaga, kenapa ini sampai stop? tidak masalah, saya memohon maaf kepada Presiden sebagai simbol negara, ini efek kekuatan netizen," katanya.

Baca: VIRAL JOGET MBG, HENDRIK KENA SANKSI! BGN Tutup SPPG Pangauban, Bukan karena Dansa Tapi Ini

Penjelasan BGN

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan BGN tak hanya menyayangkan tindakan Hendrik, tapi juga marah.

Ia mengingatkan SPPG bukanlah sebuah bisnis.

Lebih lanjut, Nanik menyoroti viral video joget pria tersebut di dalam sebuah dapur MBG tanpa dilengkapi APD.

Nanik mengingatkan agar mitra MBG tidak bersikap aneh-aneh.

“Ya saya minta mitra itu low profile lah jangan aneh-aneh, kalau ada yang aneh-aneh nanti saya suspend atau malah kita hentikan dapurnya,” tutur Nanik dikutip dari Tribun Medan.

Nanik menambahkan, setelah video joget-joget itu beredar, dapur Hendrik disidak oleh Direktur Tauwas Wilayah II BGN, Brigjen Doni Dewantoro.

Nanik menyebut dapur Hendrik rupanya salah layout dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL)-nya tidak benar.

Karena kedua hal itu, dapur Hendrik kini di-suspend atau dihentikan sementara.

“Dapurnya sudah kita suspend, bukan perkara dia nari, tapi karena layout-nya salah dan IPAL tidak sempurna,” ucap Nanik kepada wartawan, dikutip Rabu (25/3/2026).

Hendrik Kelola 7 SPPG

Nanik mengatakan Hendrik mengelola tujuh SPPG di area Jawa Barat.

Dari tujuh itu, Nanik menjelaskan baru satu yang berjalan.

Selain itu, Nanik juga menyayangkan Hendrik yang melaporkan sejumlah pengunggah ulang video jogetnya ke polisi.

Nanik meminta Hendrik tak menyalahkan orang lain.

“Ngapain harus lapor polisi? Kan yang salah siapa, makanya jangan joget-joget. Jangan nyalahin yang upload dong,” tutur Nanik.

Baca: Suasana Haru Iringi Akad Nikah Kakak Pemotor yang Tewas Dikejar Polisi, Ijab Kabul di Kamar Jenazah

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul SPPG Milik Hendrik yang Viral Joget-joget Pamer Rp6 Juta Kini Ditutup, Kepikiran Nasib Relawan

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribun Jatim

Tags
   #viral   #SPPG   #Batujajar   #Hendrik Irawan   #joget   #Prabowo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved