Viral
Sebut Rakyat Jelata, Karyawan SPPG Ungkap Permohonan Maaf dan Siap Terima Sanksi
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah karyawan SPPG Purbalingga viral di media sosial dan menuai sorotan publik.
Dalam video tersebut, salah satu karyawan melontarkan pernyataan yang dinilai menyinggung perasaan masyarakat, khususnya penerima manfaat program MBG.
"Peregangan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur. Eh," katanya seperti dikutip dari Instagram olkinfo pada Senin (16/3/2026).
Ucapan itu pun langsung memicu reaksi keras dari warganet lantaran dianggap merendahkan.
Banyak pihak menyayangkan pernyataan tersebut.
Tak sedikit yang membanjiri komentar dengan respons yang negatif.
Baca: Kepala SPPG Diintimidasi Pemilik Yayasan, Ngaku Cucu Menteri hingga Rekayasa Dana MBG jadi Rp6.500
Sampaikan permohonan maaf
Setelah video tersebut viral, muncul salah seorang karyawan SPPG yang menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa ucapannya tak pantas dan merupakan kesalahan pribadi.
"Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh, saya secara pribadi dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penerima manfaat MBG, dan masyarakat luas atas pernyataan saya yang menyebut penerima manfaat sebagai rakyat jelata," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa video klarifikasi tersebut dibuat tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.
Ia juga menyadari bahwa ucapannya telah menyinggung perasaan banyak orang.
Baca: Permintaan Maaf SPPG Pamekasan Usai Lele Mentah Viral, Klaim Menu MBG Mengandung Gizi Seimbang
"Saya membuat video ini tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Saya menyadari bahwa ucapan tersebut tidak pantas, menyinggung perasaan dan merupakan kesalahan pribadi saya," lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pernyataan tersebut tidak berkaitan dengan institusi tempatnya bekerja maupun pihak pengelola program MBG.
Ia menyebut siap bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.
"Saya ingin menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan murni kesalahan pribadi saya, dan tidak ada hubungannya dengan dapur MBG maupun pihak pengelola program MBG. Saya bertanggung jawab penuh atas ucapan saya tanpa melibatkan atau mewakili pihak manapun," tegasnya.
Di bagian akhir pernyataannya, ia mengaku akan menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran agar lebih berhati-hati dalam bertutur kata di masa mendatang.
Ia juga menyatakan kesiapannya menerima konsekuensi atas tindakannya.
"Kejadian ini menjadi pembelajaran besar bagi saya untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata, menjaga sikap, serta menghormati semua pihak tanpa terkecuali. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan berkomitmen untuk memperbaiki diri ke depannya. Saya juga siap menerima sanksi apapun," pungkasnya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Video Viral Karyawan SPPG Purbalingga Sebut "Rakyat Jelata Kurang Bersyukur", Berujung Minta Maaf
# viral # sppg # mbg # purbalingga # Makan Bergizi Gratis
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: TribunJakarta
Tribunnews Update
Nanik S Deyang Tegas! Dapur Baru Makan Bergizi Gratis Disetop Dulu, Program MBG Dievaluasi
2 jam lalu
Tribunnews Update
Rubio Bantah Trump Sering Tertidur saat Rapat, Tetap Membela Meski Ditunjukkan Bukti Video Viral
3 jam lalu
Tribunnews Update
Kejagung Geledah Rumah Dadan Hindayana di Bogor, Lokasi Disebut Sering Digunakan untuk Rapat
3 jam lalu
Tribunnews Update
Viral! Mobil MBG Tabrak Rumah Warga di Sundoluhur Pati hingga Rusak Parah
3 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.