Selasa, 14 April 2026

Viral News

Polisi Periksa 2 Terduga Pelaku dan 3 Saksi Kasus Bullying Pelajar di Depok

Kamis, 10 Juli 2025 09:21 WIB
Tribun Video

TRIBUN-VIDEO.COM - Polres Metro Depok mendalami kasus bullying atau perundungan terhadap seorang pelajar wanita yang disiarkan langsung melalui live Instagram.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso menjelaskan, kasus tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat pada Sabtu (5/7/2025).

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi memeriksa dua terduga pelaku dan tiga saksi mata.

Selain itu, korban berinisial OZ (15) juga telah melakukan visum di RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua usai membuat laporan pada Minggu (6/7/2025).

“Untuk saat ini, kami akan mengambil keterangan dari tiga orang saksi lagi dan dua orang terduga pelaku,” kata Bambang di Mapolres Metro Depok, Rabu (9/7/2025).

Bambang menjelaskan, dugaan sementara, motif bullying tersebut dipicu adanya kecemburuan pelaku terhadap korban. Pasalnya, korban kedapatan pergi bersama kekasih pelaku.

“Nah atas peristiwa itu, muncul keinginan terduga pelaku untuk menyampaikan pada korban untuk meminta maaf. Itulah yang muncul di video bahwa korban diminta bersujud gitu ya,” ungkapnya.

“Kemudian karena tidak sesuai dengan keinginannya terduga pelaku, terjadilah peristiwa yang kita saksikan di media sosial itu,” sambungnya.

Baca: Viral Aksi Bullying Pelajar Wanita di Depok Sambil Live Instagram, Korban Ditampar & Leher Diinjak

Tempuh Jalur Hukum 

Sementara itu, orang tua korban, RA memilih melaporkan para pelaku perundungan atau bullying anaknya ke Mapolres Metro Depok dan enggan menempuh jalur damai.

Pasalnya, aksi perundungan terhadap anaknya berinisial OZ (15) dinilai sudah keterlaluan.

Korban ditampar dan diinjak lehernya sambil disiarkan langsung melalui live Instagram milik pelaku.

Kini, kasus tersebut sudah dilaporkan oleh ibu korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PAA) Satreskrim Polres Metro Depok pada Minggu (6/7/2025) kemarin.

“Ya Allah saya mah nangis mulu, beneran saya kalo ngomongin kayak gini, saya ngenes,” kata RA.

“Saya mikir anak saya dipukul, diinjak kayak begitu, saya enggak terima banget beneran,” sambungnya.

Usai kejadian tersebut, orang tua para pelaku juga tidak mendatangi RA untuk sekadar meminta maaf.

Untuk itu, RA meminta kepada pihak kepolisian agar para pelaku dihukum berat karena sudah memperlakukan anaknya.

“Saya gak terima anak saya digituin, saya gak mau diajak damai,” pungkasnya.

Baca: Bullying Siswa SD di Inhu Makan Korban Jiwa, Bocah Kelas 2 Tewas usai Jadi Samsak oleh Kakak Kelas

(Tribun-video.com)

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Fitriana Dewi
Sumber: Tribun Video

Tags
   #viral   #Kasus Bullying   #Polres Metro Depok   #Beji   #Depok

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved