Viral
Seorang Pria Kena Hipnotis, Diminta Transfer Uang oleh Penelepon yang Ngaku Kurir Paket
TRIBUN-VIDEO.COM - Nasib malang dialami oleh salah seorang pria yang mendadak ditelepon oleh orang yang mengaku kurir paket.
Awalnya, seorang pemilik toko sekaligus penyedia jasa transfer ATM diminta pria berbaju biru itu untuk mentransfer uang sejumlah Rp 150 ribu.
Setelah sukses melakukan transaksi, pria itu tampak gusar dengan tatapan kosong ketika sedang menerima telepon.
Baca: Syahnaz Nekat Belikan HP & Nomor Baru Rendy Meski Dugaan Perselingkuhan Sudah Kepergok Lady Nayoan
Pria itu lalu mulai meminta penjaga toko untuk mengirim kembali uang ke nomor yang dituju sebelumnya.
Mengetahui gerak-gerik anehnya, pemilik toko pun bertanya memastikan tujuan pria tersebut ingin mentransfer uangnya.
Menyadari pelanggannya terkena hipnotis, wanita penjaga toko lalu meminta mematikan panggilan teleponnya.
Baca: Cuma Hasilkan Uang Rp 40 Ribu, Tukang Bakso Tusuk Dipukul Jukir di Bandar Lampung saat Titip Parkir
Setelah ditanya, pria tersebut menyebut sedang ditelepon seorang kurir paket yang sedang terkena tilang polisi.
Ia pun diminta agar meminjamkan uangnya untuk membayar biaya tilang.
Si wanita kemudian menjelaskan jika kurir itu mencoba menipu dengan menghipnotis pria tersebut.
Pria itu lalu diminta menenangkan diri sembari mengucap doa.
Penjaga toko pun mengaku sudah beberapa kali menemukan pelanggannya yang menjadi korban hipnotis seperti pria tersebut.
(*)
Baca artikel lainnya di sini
# hipnotis # penipuan # viral
Reporter: Septiarani Ayu Widia Putri
Video Production: Bayu Pratama
Sumber: Tribun Video
Live Tribunnews Update
Viral Video Siswa SMP di Jambi Diduga Dikeroyok saat Jam Pelajaran, Guru Berusaha Melerai
11 jam lalu
Terkini Nasional
Eks Ketua DPRD Morowali Laporkan Rismon Sianipar, Merasa Tertipu Beli Buku Gibran End Game
13 jam lalu
Viral News
AKSI Monyet di Uluwatu Bali, Bawa Iphone 17 Pro Max Milik Wisatawan Viral di Medsos
17 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.