Viral Video
Viral di Medsos Warga Putar Musik Keras saat Warga Beribadah, Ini Respon Gubernur Jabar
TRIBUN-VIDEO.COM - Di media sosial Instagram, viral sebuah video yang merekam tindakan tak terpuji sekelompok orang.
Pantauan TribunJakarta.com, video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @batakhumor.
Di dalam video terekam sekelompok orang berkumpul di depan sebuah rumah yang diduga sebagai tempat ibadah.
Dari dalam rumah itu terdengar suara orang-orang yang tengah menyanyikan lagu rohani.
Tiba-tiba sejumlah orang yang berada di luar rumah tersebut, berteriak menyanyikan lagu-lagu nasional.
Selesai bernyanyi, salah seorang pria meminta orang-orang yang tengah beribadah untuk berhenti.
"Stop woy stop," ucapnya.
Tak hanya itu, orang-orang tersebut juga memutar lagu menggunakan speaker dengan suara yang sangat keras, sehingga menganggu proses ibadah di dalam rumah itu.
Akun batakhumor mengatakan peristiwa intolerasi itu diduga terjadi di Cikarang, Jawa Barat.
"Infonya ini di Cikarang, JABAR.
Ini ibadah LIVE STREAMING. Kemudian yang divideon mengacau dengan nyanyi, merusuh dan memutar speaker keras persis didepan pintu ibadah," tulis akun Instagram Batakhumor.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kemudian memberikan tanggapannya.
Mulanya di Instagram, salah seorang netizen mengadu kepada Ridwan Kamil terkait peristiwa di Cikarang tersebut.
"Selamat siang Kang Emil, bagaimana ya kabar tentang pelarangan di ibadah di Cikarang?
Mohon ditindak lebih lanjut agar informasi yang hadir di masyarakat tidak simpang siur"
Berselang beberapa jam, Ridwan Kamil membalas komentar itu.
Ia menegaskan akan segera mengecek kebenaran peristiwa pelarangan ibadah di Cikarang.
"Saya cek dulu ya Kang, nuhun," tulis Ridwan Kamil.
Kasus Serupa
Keluarga yang dibubarkan saat beribadah di rumahnya di Kampung Rawasentul, Cikarang Pusat, Minggu (19/4/2020) lalu, membenarkan masalah yang dialami sudah selesai.
Julio Sebastian Sihombing (24), anak pertama dari Jamin Sihombing, mengatakan, keluarganya telah memaafkan tokoh agama berinisial IM dan RT setempat yang kala itu membubarkan prosesi ibadah keluarganya.
Kabupaten Bekasi saat ini menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selama PSBB, masyarakat diimbau tidak keluar rumah.
Kegiatan di tempat ibadah semua agama dilarang.
Aktivitas ibadah harus dilakukan di rumah.
Karena itu, keluarga Sihombing beribadah Minggu dari rumah. Namun, ibadah mereka saat itu diganggu.
“Secara pribadi orangtua saya (Jamin Sihombing) sudah memaafkan kok,” kata Julio melalui pesan singkat, Selasa (21/4/2020).
Meski demikian, ia tak senada dengan pernyataan polisi yang menyatakan perbuatan IM dan RT setempat merupakan kesalahpahaman.
Sebab, kata Julio, keluarganya yang kala itu datang ke kediamannya untuk ibadah sebenarnya sudah dikenal oleh tetangga sekitaran rumahnya.
“Tetangga depan rumah khususnya pasti tahu. Karena kami juga cerita kalau ibadah di rumah karena tidak bisa ke Gereja. Orang-orang yang di rumah pada waktu itu dikenal juga sama tetangga depan kami, saya bingung mereka tidak ada komentar tiba-tiba,” kata Julio.
Meski demikian, ia menghormati langkah polisi yang kala itu memediasi kedua pihak.
“Kami menghormati Kapolres yang menginginkan ini tidak berlanjut ke ranah hukum. Pernyataan kesalah pahaman ini yang buat polisi waktu mediasi,” kata dia.
Julio menyampaikan, masalah pembubaran ibadah tersebut sudah ditutup dengan mediasi.
Kedua belah pihak telah membuat keputusan damai secara tertulis dan tidak akan membawa kasus itu ke ranah hukum.
“Sudah ditutup dan kami sudah memaafkan. Semenjak kejadian itu juga kami sudah tidak lagi berkomunikasi dengan Pak RT dan Pak (IM),” ucap dia.
Ia berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi, baik terhadap keluarganya maupun keluarga lain.
“Iya semoga tak berulang, karena ini sudah kejadian kedua kalinya pada keluarga kami,” tutur dia.
Sebelumnya, Video peristiwa di Cikarang itu diunggah di Facebook oleh akun Linda Arijanto dan di Instagram oleh @arionsihombing.
Dalam video itu tampak dua pria, yang dalam keterangan video disebut sebagai seorang tokoh agama dan pengurus RT setempat, marah-marah kepada pemilik rumah dan melarang mereka melanjutkan ibadahnya di rumah tersebut.
Pemilik rumah menyampaikan, ibadah tersebut hanya dihadiri keluarga inti.
Namun seorang pria berbaju putih, yang disebut sebagai tokoh agama, bersikeras agar ibadah itu dihentikan.
“Tetap tidak boleh,” kata dia.(Tribunjakarta.com/Rr Dewi Kartika H)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Viral Video Warga Putar Musik Keras saat Sejumlah Orang Beribadah, Ridwan Kamil Beri Respon Begini
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: TribunJakarta
Terkini Daerah
Dedi Mulyadi Tunggangi Kuda Putih Kawal Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Kota Bandung
Minggu, 17 Mei 2026
Tribunnews Update
Klarifikasi Ayu Aulia Usai Koar-koar Dihamili Bupati R, Akui Lagi Sakit dan Halusinasi Luapan Emosi
Jumat, 15 Mei 2026
Terkini Nasional
GEGER! AYAH DI BANDUNG Nekat Sekap 3 Anak dan Ancam Bakar Rumah karena Istri Tak Mau Cerai
Kamis, 14 Mei 2026
Terkini Nasional
Dedi Mulyadi Temukan Toko Miras saat Bongkar Kios-kios PKL di Trotoar Eyckman Sukajadi Bandung
Rabu, 13 Mei 2026
Terkini Nasional
BAK TOL! Dedi Mulyadi Wacanakan Jalan Provinsi Berbayar Tapi Tanpa Gerbang
Rabu, 13 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.