Mancanegara

Kumpulkan Perawan untuk Puaskan Pejabat dan Habiskan Rp51 miliar untuk Celana Dalam

Kamis, 10 Oktober 2019 17:26 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Kim Jong Un ternyata membeli pakaian dalam wanita untuk perawan Korea Utara dan habiskan dana hingga Rp 51 miliar.

Para wanita tersebut dikumpulkan menjadi satu organisasi yang rata-rata berusia 13 tahun dan masih pelajar.

Korea Utara memang sebuah negara yang terkenal dengan negara tertutup, banyak aturan dan kebijakan yang aneh.

Ternyata terkuak sebuah kegiatan aneh lagi di Korea Utara baru-baru ini.

Ada sebuah kegiatan perburuan perawan untuk dijadikan kelompok resmi pemerintah yang dinamakan Kippumjo atau Gippeumjo.

Dilansir oleh Sosok.id, Kippumjo merupakan organisasi beranggotakan sekitar 2.000 wanita dan anak perempuan yang dipelihara oleh pemimpin Korea Utara untuk tujuan tertentu.

Kelompok ini dikenal juga dengan Pleasure Group, Pleasure Squad, Pleasure Brigade, atau Joy Division.

Ternyata Kippumjo ini dibuat dengan tujuan memberikan kesenangan (sebagian besar bersifat seksual), dan hiburan bagi pejabat Partai Buruh Korea (WPK) yang berpangkat tinggi dan keluarga mereka, serta kadang-kadang menjadi tamu terhormat.

Kim Jong-un's 'Pleasure Squad' ialah mencari gadis perawan pilihan untuk melayani elit Korea Utara

Dikutip dari Mirror, Kippumjo ini bahkan merekrut anak sekolah yang masih berusia 13 tahun.

Dilansir dari express.co.uk, anak perempuan yang berusia 13 tahun ini diambil dari kelas mereka oleh tentara.

Mereka bahkan diperintahkan untuk tidak berbicara dengan keluarganya.

Jika mereka bicara dengan keluarga maka mereka akan menghadapi eksekusi.

Hal tersebut diungkap oleh orang yang berhasil kabur.

Bahkan Kim Jong-Un, dilaporkan telah menyia-nyiakan 2,7 juta poundsterling (sekitar Rp51 miliar) untuk pembelian pakaian dalam wanita.

Pakaian dalam itu sendiri nantinya akan dipakai oleh wanita-wanita perawan yang tergabung dalam Kippumjo.

Pembelian yang tidak masuk akal tersebut mengkonfirmasi bahwa diktator Korea Utara dengan senang hati menikmati kemewahan.

Sementara dua juta warganya berjuang untuk mendapatkan persediaan makanan yang memadai.

Gadis-gadis yang masuk Kippumjo tersebut diduga dipilih secara acak oleh tentara.

Namun kadang-kadang dipilih dari sekolah mereka sendiri dan dipaksa untuk melayani lingkaran militer kecil elit Korea Utara.

Sejarah medis mereka diperiksa secara seksama.

Bahkan pemeriksaan rutin pun dilakukan untuk memastikan keperawanan mereka tetap utuh.

Klaim tersebut telah dilakukan oleh sejumlah pembelot yang berhasil kabur dari Korea Utara.

Seorang wanita menceritakan kisahnya kepada Marie Claire pada tahun 2010 setelah dia melarikan diri ke Korea Selatan.

Dia mengatakan bahwa saat dia berusia 15 tahun penjaga membawanya dari kelas secara tiba-tiba.

Penjaga tersebut kemudian bertanya apakah dia pernah berhubungan seks dengan anak laki-laki.

Dia menghabiskan satu dekade penuh untuk melayani Kim Jong-il, ayah dari Kim Jong-un.

Sebelumnya ia tidak pernah memanggilnya untuk melakukan hubungan seks, tapi dia yakin dia akan dipanggil jika dia tinggal lebih lama.

Kim Jong-un, yang menikahi penyanyi Ri Sol-ju dan memiliki seorang anak perempuan, telah membangkitkan tradisi tersebut.

Ia juga mengirim pejabatnya untuk merekrut wanita muda yang tinggi dan cantik.

Sebaliknya, seorang wanita yang melarikan diri dari sebuah kamp kerja paksa Korea Utara mengungkapkan bagaimana dia terpaksa membersihkan toilet dengan tangannya yang telanjang.

Sementara orang-orang di sana memakan tikus untuk bertahan hidup.

Dia menghabiskan satu tahun di salah satu kamp penahanan Korea Utara setelah dideportasi dari China di mana dia melarikan diri karena dia khawatir kelaparan sampai mati.

Ia berbicara kepada Amnesty International dalam sebuah film berjudul 'The Other Interview'.

"Sungguh sangat tidak terkatakan. Anda bisa mengatakan bahwa seluruh Korea Utara adalah satu penjara yang besar." kata Ji Hyun.

"Orang-orang semuanya lapar dan sekarang bahkan tidak ada tikus, ular atau tumbuhan liar yang tersisa untuk mereka makan." lanjutnya.

Ji-hyun pertama kali meninggalkan Korea Utara saat terjadi kelaparan yang melanda negara itu pada akhir tahun 1990an.

Saat itu bahkan empat juta orang diperkirakan telah meninggal dunia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)

Artikel ini telah ditayangkan di tribunnewswiki.com dengan judul: Kim Jong Un Kumpulkan Perawan untuk Puaskan Pejabat dan Habiskan Rp 51 miliar untuk Celana Dalam

ARTIKEL POPULER:

Baca: SBY Temui Presiden Jokowi di Istana Merdeka

Baca: Menkopolhukam Wiranto Ditusuk Pelaku dengan Senjata Tajam saat Kunjungan Kerja di Pandeglang

Baca: Sinopsis Film The Transporter Tayang di Big Movies GTV Malam Ini Pukul 22.30 WIB

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Kim Jong Un   #Korea Utara
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved