Minggu, 26 April 2026

Opini Tokoh

Bantah Aniaya Ninoy Karundeng, PA 212 Jelaskan Kronologis

Rabu, 9 Oktober 2019 22:42 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan Tribun Jakarta.com, Bima Putra

TRIBUN-VIDEO.COM, KRAMAT JATI - Persaudaraan Alumni (PA) 212 meyakini Sekjennya, Bernard Abdul Jabbar tak menculik lalu menganiaya relawan Joko Widodo, Ninoy Karundeng pada Senin (30/9/2019).

Ketum PA 212 Slamet Maarif mengatakan saat kerusuhan di sekitar Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat Bernard hendak mencari anaknya yang ikut berunjuk rasa.

Setibanya di lokasi, Bernard disebut mendapati sejumlah mahasiswa terluka karena terlibat bentrok dengan aparat lalu diselamatkan ke dalam Masjid Al-Falah.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, kami menyimpulkan ust Bernard menyelamatkan Ninoy, dan bukan mempersekusi Ninoy," kata Maarif di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019).

Bermodal perlengkapan medis yang dibawa dalam mobil Bernard dan DKM Masjid Al-Falah mengobati sejumlah pengunjuk rasa yang terluka, termasuk Ninoy.

Saat kerusuhan mereda, Maarif menyebut Ninoy meninggalkan Masjid Al-Falah dan sempat mencium tangan Bernard sebagai tanda terima kasih.(*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Punya Peran Penting, Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar Jadi Tersangka Penculikan Ninoy Karundeng

Baca: Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku Penculik dan Pengeroyok Ninoy Karundeng, Puluhan Lain Diburu

Baca: Kronologi Ninoy Karundeng Relawan Jokowi Dianiaya, Ponsel Korban Dirampas dan Sempat Disekap

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved