VIRAL HARI INI

VIRAL HARI INI: Mahasiswa Tewas saat Diksar UKM Universitas Lampung

Selasa, 1 Oktober 2019 21:20 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO -

Polisi akan meminta pertanggungjawaban kepada UKM Cakrawala FISIP Unila selaku panitia penyelenggara pendidikan dasar dalam kematian Aga Trias Tahta (19) sebelumnya disebut Arga.

"Kegiatan itu harus memerlukan izin atau pemberitahuan dari pihak kepolisian. Apa pun kegiatan yang menghadirkan orang banyak. Fungsinya untuk pengamanan," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Senin, 30 September 2019.

Pandra mengaku sudah menerima laporan dari keluarga korban di Polres Pesawaran.

Satreskrim Polres Pesawaran tengah menyelidiki kasus ini.

"Sekarang kami (masih) meminta pertanggungjawaban atas aktivitas tersebut. Polres Pesawaran tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dengan meminta keterangan keluarga korban serta meminta keterangan bagaimana prosedurnya pada UKM Cakrawala sudah mengajukan izin ke pihak kepolisian atau tidak," bebernya.

Pandra menyayangkan terjadinya peristiwa ini.

"Peristiwa ini menjadi pembelajaran kepada mahasiswa dan kami turut berduka cita," sebutnya.

Terkait kronologi, Pandra menuturkan, dari hasil keterangan sementara terhadap keluarga korban dan senior dari FISIP Unila yang ikut pelaksanaan diksar, korban terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam 15 meter.

"Selanjutnya dilakukan evakuasi oleh senior dan rekan korban. Selanjutnya korban masih diminta mengikuti kegiatan diksar sampai hari Minggu tanggal 29 September 2019 sekira jam 10," jelasnya.

Namun, kata Pandra, korban mengeluhkan sakit sehingga dibawa ke RS Bumi Waras.

Sebelum sampai di RS, korban meninggal dunia.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan saat ini korban sudah dimakamkan," tandasnya.

Penuh Luka Lebam

Denny Muhtadin (53) mengatakan, kondisi jasad sang anak Aga Trias Tahta penuh luka lebam.

Hal itu diterangkan Denny saat ditemui di rumah duka di Dusun Wonokarto RT 01/RW 08, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Senin (30/9/2019).

Denny menceritakan, Aga pamit kepadanya akan berkemah bersama rekan-rekannya.

Sebelum berangkat, Aga sempat mengikuti demo mahasiswa di gedung DPRD Lampung.

Aga lalu berangkat dengan diantar ayahnya.

"Kalau mau camping ya camping. Tapi cari selamat aja. Jangan yang berbahaya-berbahaya," pesan Denny.

Aga mengikuti kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) selama empat hari, yakni 26-29 September 2019.

Namun, kata Denny, anak ketiganya tersebut tak kunjung pulang pada Minggu, 29 September 2019.

Ketika ponselnya berdering, pukul 14.00 WIB, ia menyangka Aga yang menelepon.

Namun, ternyata telepon itu datang dari Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) Bandar Lampung.

"Ada telepon, suara orang tidak kita kenal. Bukan pula suara orang kampus," katanya.

"Pak, apakah punya anak yang kuliah di Unila?" kata Denny menirukan suara dari seberang.

"Saya bilang iya," lanjutnya.

"Apakah anak Bapak namanya Aga?" ujar Denny.

"Saya bilang iya."

Orang itu pun meminta Denny datang ke RSBW.

Denny mengajak istrinya, Rosdiana, ke RSBW, Bandar Lampung.

Setibanya di sana, pihak RS meminta maaf karena tidak memberi tahu kondisi Aga sebenarnya.

Denny menjelaskan, pihak RS menyatakan Aga tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan terbujur kaku.

Saat melihat ke kamar mayat, ia mendapati putranya sudah tak bernyawa.

Saat itu Aga mengenakan kaus dalam dan celana pendek.

"Lihat kaki penuh dengan luka, memar dan biru. Begitu juga muka dan tangannya," kata Denny.

Istrinya langsung pingsan begitu melihat kondisi sang anak.

Denny pun panik dan berupaya menyadarkan Rosdiana.

Ia meminta jasad Aga dibawa pulang.

Denny sempat meminta jenazah Aga divisum di RSBW.

Karena tidak ada pelayanan tersebut, RSBW menyarankan Denny membawa jenazah anaknya ke RSUAM.

Denny mengaku ikhlas atas kepergian anaknya.

Namun, pihak keluarga ingin mendapatkan kejelasan soal penyebab meninggalnya Aga dan dari mana luka-luka yang ada di tubuhnya.

Keluarga menduga ada kekerasan fisik yang dialami Aga.

Mereka pun melapor ke Polres Pesawaran.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tewas Saat Diksar UKM Unila, Aga Disebut Jatuh ke Jurang, Polisi Tetap Akan Menyelidikinya

ARTIKEL POPULER:

Baca: VIRAL HARI INI: Video Honda Jazz Tabrak Rombongan Marching Band

Baca: VIRAL HARI INI: Video Aksi Pengemudi Mobil Mazda Tabrak Mobil Honda Brio Secara Mundur

Baca: VIRAL HARI INI: Video Mayat Tergantung di Bak Belakang Truk

TONTON JUGA:

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Tribunnews.com
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved