Rabu, 15 April 2026

Metropolitan

Toko Kue Maison Weiner Legendaris Sejak Tahun 1936 di Senen

Minggu, 22 September 2019 16:34 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUN-VIDEO.COM, SENEN - Rumah bergaya tempo dulu begitu terasa tak kala menyambangi toko kue Maison Weiner yang telah berdiri sejak tahun 1936 itu.

Saat menyambangi toko itu, deretan aneka kue jadul Belanda tersaji di atas etalase toko.

Aneka kue itu di antaranya, Ontbijtkoek, kue soes, amandelbrood, sosis brood, rum horn, dan marmer cake.

Beberapa nama roti itu barangkali asing di telinga pengunjung lantaran mengandung kata dalam Bahasa Belanda.

Semisal kata Brood yang dalam bahasa Belanda berarti roti.

Ada juga ontbijtkoek yang berarti kue sarapan pagi. Ontbijt dalam Bahasa Belanda berarti sarapan.

Pemilik toko Maison Weiner generasi ketiga, Heru Laksana (65) mengatakan awal berdirinya toko ini berasal dari usaha mendiang neneknya, Lee Liang Mey.

Saat itu, Lee hendak membuat toko kue namun belum tahu nama toko yang akan dipakai.

Nama Weiner, lanjut Heru, berasal dari pemberian seorang Belanda kepada Lee Liang Mey.

"Dulu nenek saya kerja dengan orang Belanda buat kue. Kemudian ia memutuskan untuk bangun toko sendiri, orang Belanda memberi usul nama Weiner. Nenek saya setuju," terangnya kepada TribunJakarta.com pada Sabtu (21/9/2019).

Turun temurun, resep kue yang diwarisi oleh neneknya dilestarikan oleh keluarganya.

Sesudah ayahnya meneruskan usaha kue ini di tahun 90-an, giliran Heru yang menggantikannya hingga saat ini.

"Resep turun temurun masih kita lestarikan. Saya jadi generasi ketiga setelah ayah saya yang meneruskan usaha ini," katanya.

Rumah bergaya tempo dulu itu tak hanya dijadikan sebuah toko kue.

Namun, rumah yang ditinggali Heru dan keempat saudara kandungnya itu juga dijadikan tempat pembuatan roti.

Ia sempat menunjukkan kepada TribunJakarta.com ruang pembuatan roti di belakang rumahnya itu.

Heru memperlihatkan deretan mesin pembuat kue yang sudah ada tahun 1930-an.

"Ini mesin pembuat adonan kue yang sudah ada sejak zaman nenek saya. Ini semua masih berfungsi," paparnya.

Heru mengatakan gaya lawas bangunan ini akan terus dipertahankan.

Tak hanya itu, rasa pada kue dan roti yang dijualnya tetap dijaga sejak zaman neneknya.

"Kita lebih mementingkan kualitas meski model kita terlihat kuno. Kita ingin menjaga kenangan. Sebab, yang baru belum tentu bisa bertahan lama," tandasnya.

Kisaran harga kue itu antara Rp8 ribu hingga Rp40 ribu.

Bagi yang ingin menyambangi toko kue ini, alamatnya di Jalan Kramat II Nomor 2 RT 006 RW 007, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Toko kue ini buka setiap hari sejak pukul 07.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Melihat Toko Kue Maison Weiner Legendaris Sejak Tahun 1936 di Senen, Pakai Resep Turun Temurun 

ARTIKEL POPULER:

Baca: VIDEO Penampakan Rumah Tua yang ada di Tengah Apartemen Mewah, Tolak Tawaran Rp3 M dan Enggan Dijual

Baca: Motif Pelaku Sebar Video Mesum Wanita Berseragam PNS di Mobil, Keduanya Sama sama Sudah Berkeluarga

Baca: Viral Penyebab Langit Merah di Jambi yang Dikenal dengan Hamburan Rayleigh

 

TONTON JUGA:

Video Production: Bayu Romadi
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved