Soal Revisi Undang Undang KPK, Menko Wiranto: Hilangkan Rasa Curiga

Rabu, 18 September 2019 16:47 WIB
Tribunnews.com

Laporan wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM - "Jangan curiga terhadap pemerintah, Presiden, yang seakan beliau ingkar janji. Seakan-akan beliau tidak pro pemberantasan korupsi dan sebagainya,"

Begitu lah kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Jend TNI. Purn. Wiranto saat memberikan keterangan mengenai revisi Undang Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019).

Mantan Menteri Pertahanan Keamanan dan Panglima ABRI itu meminta masyarakat juga tidak mencurigai DPR RI yang mengesahkan revisi UU KPK, seakan-akan DPR RI balas dendam terhadap KPK.

"Kita hilangkan dulu kecurigaan terhadap lembaga negara yang mengolah masalah ini, misalnya DPR. Kita jangan curiga dulu bahwa seakan-akan DPR ini akan balas dendam, karena banyak Anggota DPR yang terlibat korupsi dan terungkap oleh KPK," ujar Wiranto.

Wiranto menjelaskan, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, sudah berusia 17 tahun dan tidak ada undang-undang di negara ini bersifat abadi.

"Undang-undang itu dibuat dalam kondisi objektif saat itu, tapi kan kondisi ini berubah. Oleh sebab itu, undang-undang tidak boleh kaku, harus ikut perubahan," tutur Wiranto.

Menurutnya, UU KPK saat ini bertujuan untuk memperkuat lembaga antirasuah dalam menjalankan tugasnya melakukan pencegahan maupun pemberantasan korupsi di tanah air.

Ia mencontohkan, KPK yang saat ini masuk ke dalam ranah eksekutif, hanya merupakan implementasi dari keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 36/PUU-XV/2017.

"Keputusan MK itu final dan mengikat. Walaupun KPK ranah eksekutif tapi pelaksanaan tugas, kewenangan ini bebas dari pengaruh kekuasaan mana pun," tutur Wiranto.(*)

Editor: Novri Eka Putra
Reporter: Lendy Ramadhan
Videografer: Lendy Ramadhan
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribunnews.com
Tags
   #Wiranto   #revisi UU KPK   #DPR RI
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved