Viral of The Day

VIRAL HARI INI - Viral di Medsos Bersepeda Solo-Pasuruan Kembalikan Dompet & Tak Terima Imbalan

Sabtu, 14 September 2019 22:45 WIB
Grid.ID

TRIBUN-VIDEO.COM - Kisah Mbah Afuk, pria berumur 50 tahun yang rela kendarai sepedanya dari Solo ke Pasuruan dengan menempuh jarak sepanjang 300 kilometer ini mendadak viral di media sosial.

Mbah Afuk rela menempuh jarak sejauh itu hanya untuk mengembalikan sebuah dompet milik seornag biker yang tak sengaja jatuh.

Tak hanya itu, kisah ketulusan Mbah Afuk ini masih berlanjut. Setibanya di Pasuruan dan bertemu dengan pemilik dompet itu, Mbah Afuk menolak seluruh imbalan dari sang pemilik.

Mbah Afuk menolak uang saku sebagai imbalan lantaran telah mengembalikan dompet tersebut. Ia juga menolak ajakan untuk sekadar beristirahat sebentar sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke Solo.

Kisah viral Mbah Afuk ini diunggah oleh pemilik akun Instagram bernama @dickyedickoent, Jumat (13/9/2019).

Diky seorang warga Manyar, Surabaya telah membagikan pengalamannya bertemu kakek baik hati yang rela mengayuh sepeda dari Solo ke Pasuruan tersebut.

Dalam unggahan itu, Diky mengunggah foto dan video Mbah Afuk yang mengembalikan dompet milik temannya.

Diky jug amengaku tak akan melupakan jasa Mbah Afuk yang telah tulus mengembalikan dompet temannya tanpa minta imbalan sepeser pun.

"JASAMU TIDAK AKAN KULUPAKAN PAK !!!"

"singkat cerita, Beliau yg bertempat tinggal d daerah solo ini rela dan iklas mengembalikan dompet temen saya yg jatuh d daerah solo dan d antar ke pasuruan,"

"yg bikin kagetnya lagi beliau naik sepeda ontel dari solo ke pasuruan, beliau berangkat selasa pagi pukul 08.00 dan nyampek d pasuruan rabu pagi,"

"baru siang tadi (kamis) beliau menemukan tempat tinggal teman saya, dan isi dompet utuh nggak d ambil 1000 pun,"

"sungguh mulia hatimu pak, terima kasih pak jasamu tak akan pernah terlupakan, hati2 d jalan pak...."

"Yg ketemu d jln mohon d sapa d ampirkan paling nggak kasih minumlah, soalnya beliau d suruh istirahat dulu d pasuruan nggak mau beliau langsung balik ke solo, beliau berangkat dari pasuruan jam 13.30"

Peristiwa yang dialami Diky terjadi pada Senin (9/9/2019) lalu, saat itu, dia dan teman-temannya, dalam perjalanan pulang setelah mengikuti touring sepeda motor dari Pasuruan ke Wonosobo.

Dalam perjalanan, seorang teman Diky bernama Ahmad Milhanudin, mengalami apes, dompetnya terjatuh di jalan.

"Sampai Ngawi, teman saya Ahmad baru sadar, kalau dompetnya hilang," cerita Diky ketika dihubungi, Jumat (13/9/2019).

"Dia sudah mengikhlaskan, karena mau balik cari ke Solo juga malas, jarak kita sudah jauh," ujar Diky.

Selasa (10/9/2019), Diky mendapat telepon dari teman sesama biker yang berdomisili di Purbalingga.

Ia kemudian ditanya, apakah ada yang kehilangan dompet.

Menurut si penelepon, ada pria bernama Afuk, yang menemukan dompet teman Diky itu.

"Jadi ceritanya, kan sudah biasa sesama biker tukar-tukaran stiker."

"Nah, di dompet teman saya yang hilang itu ada stiker teman dari Purbalingga tadi,"

"Di stiker itu ada nomer teleponnya teman kami yang dari Purbalingga itu,"

"Kami lalu mendapat kabar, ada pria bernama Afuk yang menemukan dompet kami. Kami lalu diberi nomor teleponnya."

Diky kemudian berusaha menelepon Afuk, tapi berkali-kali ia telepon, nomor itu tak aktif.

"Hari Kamis, saya coba lagi telepon, ternyata bisa nyambung," ujar Diky.

"Pak Afuk kemudian bilang dalam perjalanan mau kembalikan dompet."

"Dia sudah sampai Mojosari (Pasuruan, Red), dan yang bilang saya kaget, dia ini naik sepeda onthel dari Solo," kata Diky.

Pria bernama Afuk itu pun, kemudian benar-benar datang ke teman Diky untuk mengembalikan dompet.

"Yang buat kami makin haru, kami sempat memberi sangu uang."

"Dia sempat menolak, sehingga sampai dipaksa oleh teman saya," kata Diky.

Yang membuat heran, Afuk bahkan menolak saat diminta istirahat sejenak, sebelum pulang ke Solo.

Ia juga menolak tawaran untuk diantar pulang, lalu pamit untuk langsung pulang ke Solo, menggunakan sepeda yang sama.

Menurut Diky, ia dan teman-temannya tak tega melihat Afuk mengayuh sepeda dengan jarak sejauh itu.

"Kami sempat mau mengantar dia pulang, tapi beliau menolak," kata Diky.

Diky sempat memotret KTP Afuk, nama lengkap pria ini adalah Tan Ie Hok.

Menurut KTP, Afuk berusia 50 tahun, dan tinggal di kawasan Purwopuran, Jebres, Solo.

Afuk tinggal di sebuah rumah yang kondisinya terlihat tak terawat, Pandji Jono (55), tetangga Afuk, mengatakan, Afuk memang dikenal sebagai pria misterius di kampung itu.

"Dia jarang ada di rumah, tapi setahu saya, Afuk memang dikenal hidup kekurangan. Kalau kita lihat, baju saja, ya pakai baju itu terus," kata Pandji, yang mengaku dekat dengan Afuk.

"Saya salut, dia ini hidup serba kekurangan, tapi nemu dompet kok ya masih sempat-sempatnya dikembalikan seperti itu," ujar Pandji.(*)

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Kisah Kebaikan Kakek 50 Tahun Viral, Rela Bersepeda 300 KM dari Solo ke Pasuruan Demi Kembalikan Dompet yang Hilang Tanpa Minta Imbalan

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Grid.ID
VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved