Tribunnews WIKI

Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival

Sabtu, 14 September 2019 07:53 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Festival Kue Bulan atau Festival Pertengahan Musim Gugur diadakan setiap tanggal 15 bulan 8 penanggalan Imlek (Lunar), atau biasanya akan jatuh sekitar bulan September atau awal Oktober di kalender Gregorian.

Pada 2019, Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival jatuh pada hari Jumat, 13 September 2019.

Di Tiongkok, Festival Kue Bulan dirayakan sebagai hari libur nasional yang berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 15 hingga 17 penanggalan Imlek.

Pada perayaan Festival Kue Bulan yang terjadi di pertengahan musim gugur, warga Tiongkok akan menyantap kue bulan bersama-sama dengan keluarga di taman sambil duduk melingkari meja bundar.

Festival Kue Bulan atau Mid Autumn Festival ini juga dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Tionghoa untuk hasil panen yang didapatkan dan menyembah Thian untuk menunjukkan rasa syukurnya.

Asal usul tentang perayaan Festival Kue Bulan itu sendiri ada berbagai versi baik dari Tiongkok maupun negera lain seperti Jepang dan Vietnam.

Sejarah

Salah satu kisah yang terkenal terkait asal mula dari Festival Kue Bulan adalah kisah cinta antara Hou Yi dan istrinya yang bernama Chang’e.

Hou Yi merupakan seorang pemanah yang hebat yang ditugaskan untuk memusnahkan petaka karena pada saat itu Bumi disinari oleh 10 matahari sehingga mampu membakar Bumi dan isinya.

Hou Yi sang memang ahli memanah tersebut kemudian membidikkan anak panahnya dan berhasil menjatuhkan 9 matahari.

Berkat jasanya tersebut, Hou Yi mendapatkan ramuan keabadian dari Xi Wangmu, ratu keabadian dari barat.

Meski begitu, Hou Yi menolak untuk meminum ramuan itu dan lebih memilih untuk hidup di dunia bersama istrinya, Chang’e.

Hou Yi pun meminta Chang’e untuk menyimpan ramuan tersebut.

Feng Meng yang merupakan murid Hou Yi mengetahui keberadaan ramuan tersebut dan memaksa Chang’e untuk memberikan ramuan itu.

Namun, Chang’e menolak dan menelan semua ramuan itu dan naik ke langit dan memilih menjadi bulan agar bisa selalu dekat dengan suaminya.

Saat Hou Yi tiba di rumah dari berburu, ia pun tahu sang istri telah pergi.

Meski sedih, ia pun meletakkan buah-buahan dan kue di halaman rumah mereka untuk mengenang sang istri.

Warga yang mengetahui apa yang terjadi ikut turut memberikan penghormatan pada bulan tiap tahun, pada hari kelima belas bulan kedelapan, saat bulan bulat penuh dan bersinar terang.

Tradisi Menyantap Kue Bulan di Pertengahan Musim Gugur

Tradisi menikmati kue bulan di pertengahan musim gugur sudah ada sejak 650 tahun lalu pada masa Dinasti Yuan (1271-1368), ketika masih berada di bawah pemerintahan Raja Mongolia.

Pada saat itu, bangsa Han yang ingin menggulingkan pemerintahan bangsa Mongolia menyusun rencana untuk melakukan pemberontakan.

Mereka pun mencari cara untuk menyebarkan rencana ini kepada bangsa Han lainnya tanpa diketahui oleh bangsa Mongolia.

Penasehat militer dari tentara perlawanan bangsa Han, Liu Bowen, kemudian mengusulkan untuk menggunakan kue bulan.

Liu Bowen memerintahkan para prajuritnya untuk menulis pesan “pemberontakan di malam Festival Pertengahan Musim Gugur” pada secarik kertas kecil, dan menyisipkannya ke dalam kue bulan, kemudian menjualnya kepada bangsa Han yang lain.

Ketika malam Festival Musim Gugur tiba, pecahlah pemberontakan besar-besaran dan bangsa Han berhasil memenangkan aksi pemberontakan tersebut.

Sejak saat itulah, pada setiap Festival Musim Gugur orang makan kue bulan untuk memperingati aksi pemberontakan tersebut.

(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)

Artikel ini telah tayang di tribunnewswiki.com dengan judul : Festival Kue Bulan/Mooncake Festival

ARTIKEL POLULER:

Baca: Kemeriahan Festival Nanas Mekarsari 2019, Warga Sampai Berebut

Baca: Arena Festival Musik Soundrenaline 2019 Dipadati Penonton

Baca: Komunitas Motor Antik Meriahkan Festival Kali Besar Jakarta

TONTON JUGA:

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
Tags
   #Tribunnews WIKI   #Mooncake   #kue bulan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved