Tribunnews WIKI

Profil Xanana Gusmao - Presiden Pertama Timor Leste

Jumat, 13 September 2019 14:30 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Xanana Gusmao merupakan Presiden pertama Timor Leste serta tokoh gerilyawan kemerdekaan Timor Timur.

Xanana Gusmao bernama lengkap Jose Alexandre Gusmao lahir di Manatuto, Timor Portugis pada 20 Juni 1946.

Xanana Gusmao memiliki satu saudara laki-laki dan lima saudara perempuan, sedangkan ayah Xanana Gusmao merupakan seorang guru.

Xanana Gusmao menempuh pendidikan menengah di Catholic mission of "Nossa Senhora de Fátima" di Dare.

Xanana Gusmao sudah mulai bekerja sejak masih muda, di pagi hari Xanana Gusmao akan bekerja sebagai surveyor sewaan dan sore hari mengajar di sekolah Cina.

Pada April 1974, Xanana Gusmao bergabung sebagai staf ‘A Voz de Timor’ (the Voice of Timor).

Xanana Gusmao juga diketahui berteman dekat dengan sejumlah petinggi di Indonesia, seperti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gus Dur, Try Sutrisno dan Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

Rekam Jejak

Xanana Gusmao bergabung dalam Frente Revolucionario de Timor Leste Independente (Fretilin).

Pada 28 November 1975 Fretilin memproklamasikan berdirinya Republik Demokrasi Timor Leste (RDTL). Namun, hal tersebut tidak disetujui oleh partai-partai lain di timor Leste seperti Uniao Democratica de Timorense (UDT) pimpinan Mario Carascalao dan Associacao Popular Democratica de Timorense (Apodeti) pimpinan Arnaldo Reis Araujo.

Kedua partai tersebut lantas mengupayakan integrase dengan pemerintah Indonesia dan muncullah Deklarasi Balibo yang kemudian menjadi jalan bagi militer Indonesia untuk menginvasi Timor Leste.

Pada 7 Desember ABRI melancarkan Operasi Seroja, kemudian terbitlah UU No 7/1976 yang mengesahkan Timor Timur sebagai provinsi ke-27 Indonesia.

Fretilin terus melakukan perlawanan terhadap pendudukan ABRI hingga 1978.

Pada 1987, Xanana Gusmao memutuskan keluar dari Fretilin dan membentuk Dewan Pertahanan Nasional Rakyat Maubere (CNRM).

Pada 1992, Xanana Gusmao ditangkap oleh Indonesia dan dihukum atas tuduhan melancarkan pemeberontakan dan ditahan di penjara Cipinang hingga akhirnya bebas pada 1999. 

Ketika kembali ke tempat kelahirannya, kedatangan Xanana Gusmao disambut suka cita semua rakyat Timor Leste.

Setelah Timor Leste meraih kemerdekaan pada Mei 2002, Xanana Gusmao menempati posisi pemimpin de facto Timor Leste sebelum pemilihan presiden pertama Timor Leste. Gusmao pun dicalonkan untuk menjadi presiden pertama Timor Leste.

Xanana Gusmao dipastikan akan menjadi Presiden pertama Timor Leste pada 2002 setelah meraih kemenangan mutlak pada pemilihan umum dengan 82,66 persen suara, sedangkan kandidat lainnya, Francisco Xavier do Amaral hanya meraup 17,13 persen.

Xanana Gusmao hanya kalah dari Francisco Xavier do Amaral, di satu dari 13 Distrik Timtim, yaitu di Aileu.

Hasil penghitungan suara itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Independen Pemilu Timtim, Carlo Valenzuela di Dili, Rabu 17 April 2002.

Pada Maret 2007, Xanana Gusmao mendirikan partai baru bernama Conselho Nacional de Reconstrucao de Timor atau Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor (CNRT) untuk ikut bersaing dalam pemilihan parlemen.

Partai CNRT memenangkan 24,10 persen suara dalam pemilu, menduduki peringkat kedua setelah Partai Fretilin yang memenangkan suara sebanyak 29 persen.

Perseteruan dan pembentukan koalisi pun berkecamuk antara kedua partai ini dan partai ketiga, Partai Sosialis Demokrat.

Akhirnya, presiden Timur Leste saat itu, Ramos Horta, mengumumkan pada 6 Agustus 2007, bahwa koalisi akan membentuk pemerintah dan Gusmao akan menjadi Perdana Menteri.

Pada akhir 2014, Xanana Gusmao menyatakan pendunduran dirinya dari jabatan Perdana Menteri.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Perdana Menteri pada 2015, Xanana Gusmao kemudian menjabat sebagai Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis.

Penghargaan

  • 1995: Honorary Citizen of Brasília, Brazil
  • 1998: Order of Freedom, Portugal
  • 1998: Honorary Citizen of São Paulo, Brazil
  • 1999: Honorary Doctorate, Lusíada University, Lisbon, Portugal
  • 2000: Order of Merit, New Zealand
  • 2000: Honorary Citizen of Lisbon, Portugal (awarded the Gold Key of Lisbon City)
  • 2000: Medal of the Vice-Presidency of the Federative Republic of Brazil
  • 2000: Order of Merit José Bonifácio, Grau de Gran-Oficial, University of the State of Rio Janeiro
  • 2000: Honorary Doctorate, University of Oporto, Portugal
  • 2002: Grande Colar da Ordem do Cruzeiro do Sul, Brazil
  • 2003: Honorary Degree of Doctorate of Laws, Victoria University
  • 2003: Honorary Knighthood of the Grand Cross of the Order of St. Michael & St. George
  • 2004: Honorary Law Doctorate Degree, Suncheon National University, Korea
  • 2006: Grande Colar da Ordem de Dom Infante, Portugal
  • 2006: Honorary Philosophy Doctorate Degree, University of Takushoku, Japan
  • 2011: First Class Medal for Contribution to Humanity, Presidency of the Republic of Vanuatu
  • 2011: Honorary Doctorate, Coimbra University, Portugal
  • 2012: Honorary Doctorate, Charles Darwin University, Australia
  • 2014: Honorary Doctorate, ISCSP, Portugal
  • 2014: Honorary Doctorate, University Malaysia Sabah, Malaysia

(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)

Artikel Ini telah tayang di tribunnewswiki.com dengan judul : Xaxano Gusmao

ARTIKEL POPULER:

Baca: Video Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao Kecup Kening BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto

Baca: Hadir di TMP Kalibata, Warga Timor Leste Ini Kenang Jasa BJ Habibie

Baca: Beto Fokus Demi Timnas Indonesia Taklukkan Timor Leste

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved