Terkini Nasional

Penerapan UU TPPU Pada Perkara Korupsi Sangat Efektif Beri Efek Jera Pelaku

Rabu, 11 September 2019 23:37 WIB
Tribunnews.com

Laporan wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Penerapan Undang Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dalam penuntutan perkara korupsi, sangat efektif memberikan efek jera para koruptor.

Hal tersebut dinyatakan Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya koruptor lebih takut miskin daripada takut mati, ia mencontohkan rekannya sesama hakim yang pernah mengaku kepadanya.

"Orang sekarang saya katakan lebih takut miskin daripada takut mati. Ada beberapa rekan saya yang ketangkap, saya datangi, apa yang dibisikin pak? Tipikor biarin aja, yang aku khawatirkan kalau dilekatkan TPPU," kata Nawawi.

Menurut Nawawi UU TPPU juga bisa memaksimalkan pengembalian kekayaan negara dari kasus-kasus korupsi yang sudah diputuskan pengadilan.

Ia mencontohkan kasus korupsi yang melibatkan mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron, di mana kekayaan negara berhasil dipulihkan dalam jumlah yang cukup besar.

"TPPU ini penting, ini optimalisasi asset recovery. Kita lihat perkara Fuad Amin," ucap Nawawi.

Menurutnya, saat ini KPK memiliki permasalahan dalam menerapkan UU TPPU dalam kasus korupsi.

Misalnya pada kasus Panitera Pengadilan Jakarta Utara, di mana KPK memisahkan antara perkara korupsi dengan TPPU.

Menurutnya langkah KPK tersebut tidak tepat, karena pengadilan bisa menunjuk hakim pengadilan umum untuk perkara TPPU.

Oleh sebab itu dirinya menjanjikan, hal tersebut akan diperbaikinya bila dirinya terpilih menjadi salah satu Komisioner KPK. (*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Profil Joe Perry - Musisi Rock Internasional

Baca: Profil Rizky Pellu - Atlet Sepak Bola

Baca: Profil Upi Avianto - Aktris, Sutradara & Produser Indonesia

TONTON JUGA:

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved