Korban Investasi Bodong BMT Amanah Ray Datangi Mapolrestabes Medan

Rabu, 11 September 2019 19:35 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Korban inverstasi bodong Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Amanah Ray terus berdatangan ke Mapolrestabes Medan, Rabu (11/9/2019).

Sebelumnya, para korban sudah datang pada Selasa (10/9/2019).

Puluhan ibu-ibu datang untuk membuat laporan.

Informasi dihimpun wartawan www.tribun-medan.com, mayoritas korban BMT Amanah Ray adalah pedagang di Pasat Helvetia, Pasar Sikambing, Pasar Delitua dan Sukaramai Medan.

Data sementara, akibat kejadian ini kerugian yang dialami para pedagang sekitar Rp 30 miliar.

Korban Boru Sirait mengatakan tergiur menabung di BMT Amanah Ray karena bunga tabungan bisa mencapai 11 persen.

"Kalau saya bukan investasi. Melainkan nasabah tabungan," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di lokasi.

Lebih lanjut dijelaskan Boru Sirait ini, dirinya menabung di perusahaan tersebut seperti mengutip iuran harian.

"Mereka (tim marketing perusahaan) datang ke pajak-pajak. Ya kalau saya ngasih uang perhari kadang Rp 100 ribu, Rp 200 ribu kalau banyak rezekinya Rp 300 ribu," ungkapnya sembari menambahkan bahwa dirinya telah menabung selama lima tahun.

Puluhan orang yang mayoritas pedagang ini terbagi tiga kelompok.

Nantinya perwakilan dari masing-masing kelompok membuat pengaduan di SPKT Polrestabes Medan.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Korban Investasi Bodong BMT Amanah Ray Terus Bertambah, Rp 30 Miliar Uang Pedagang Dibawa Kabur

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved