Tribunnews WIKI

Jokowi akan Paksa BUMN dan Swasta Terima 1.000 Mahasiswa Papua untuk Bekerja

Rabu, 11 September 2019 15:34 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengupayakan pembangunan sumber daya manusia di Papua.

Hal itu dikatakan Jokowi saat menerima 61 tokoh Papua di Istana Merdeka pada Selasa (10/9/2019).

Pengupayaan tersebut yakni berupa paksaan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga perusahaan swasta besar untuk menerima masyarakat papua sebagai pegawai.

Jokowi awalnya menceritakan pengalamannya bertemu mahasiswa Papua di berbagai negara.

Menurut dia, mahasiswa-mahasiswa Papua sangat pintar.

"Saya di California ketemu 12 mahasiswa Papua yang menemui saya, bukan pintar-pintar, tapi sangat pintar-pintar. Di New Zealand ketemu juga lebih dari 10 mahasiswa Papua, pinter-pinter semua, (di) Australia juga," kata Jokowi.

Namun, Jokowi menyebut banyak mahasiswa Papua itu juga khawatir terkait nasibnya setelah kuliah di luar negeri.

Banyak yang khawatir tidak mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Banyak menanyakan, 'Pak, saya kalau udah lulus saya mau ke mana?' Ya kembali ke tanah Papua, 'terus saya kerja apa?' Pertanyaan-pertanyaan seperti itu memang tidak hanya anak-anak muda di Papua, tapi juga anak muda di Provinsi lain. Ini jadi pekerjaan besar kita," ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi akan memaksa BUMN dan perusahaan swasta besar untuk menerima putra Papua yang baru lulus kuliah.

Jokowi menjanjikan 1.000 mahasiswa Papua akan mendapat pekerjaan yang layak.

"Untuk BUMN dan perusahaan swasta besar akan saya paksa. Karena kalau lewat prosedur udah kelamaan, jadi kewenangan saya, saya gunakan, agar bisa nerima yang baru lulus mahasiswa dari tanah Papua," kata Jokowi.

"Sementara saya siang hari ini saya menyampaikan 1.000 dulu lah," sambungnya.

Dalam pertemuan ini, hadir 61 tokoh Papua yang terdiri dari pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga para mahasiswa.

Sementara Jokowi didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.

Adapun pertemuan ini sudah direncanakan Jokowi sejak aksi protes yang berujung kericuhan pecah di sejumlah wilayah di Papua bulan Agustus lalu.

Aksi protes itu dipicu oleh perlakuan persekusi dan rasisme terhadap Mahasiswa Papua yang berada di Surabaya dan Malang. (*)

 Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Jokowi akan Paksa BUMN dan Swasta Terima 1.000 Mahasiswa Papua untuk Bekerja: Jadi Kewenangan Saya

ARTIKEL POPULER:

Baca: Presiden Jokowi Bertemu Tokoh Papua di Istana Negara

Baca: Jokowi Janji akan Paksa BUMN dan Perusahan Swasta Terima 1000 Mahasiswa Papua untuk Bekerja

Baca: Klaim Fadli Zon Sebut Prabowo Perjuangkan 1 Persen Dana Social Development dari Freeport ke Papua

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved