Terkini Daerah

Siswi SMA Dipaksa Jadi 'ATM' Seorang Mami Selama Sebulan, Layani di Warung hingga Hamil 7 Bulan

Kamis, 5 September 2019 07:53 WIB
Surya

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang siswi SMA dipaksa menjadi pekerja seks oleh seorang muncikari.

muncikari berinisal LN berhasil dibekuk nanggota Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Pelaku ditangkap bersamaan dengan kelima pria hidung belang yang menggunakan jasanya.

Kelima pria hidung belang yang mendapat layanan spesial gadis 17 tahun itu masing-masing berinisial ADK, SKN, HDT, KLW dan STS.

Pelaku sendiri menjual korban dengan harga kisaran Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran kepada Kompas.com, Selasa (3/9/2019) mengatakan, dalam kasus ini enam orang pelaku berhasil diamankan.

"Pelaku LN ini yang 'menjual' korban ke pria hidung belang. Para pelaku kita amankan pada Rabu (28/8/2019) lalu," ujar Misran.

Kasus tersebut terungkap setelah orangtua korban melapor ke Polsek Lirik di Kecamatan Lirik, Inhu, beberapa waktu lalu.

Orangtua korban mengatakan sang anak hamil tujuh bulan.

Sebelum hamil, korban sempat pergi dari rumah, karena bertengkar dengan orangtuanya.

"Setelah kabur dari rumah lebih kurang satu bulan, korban tinggal di rumah seorang perempuan berinisial LN (muncikari)," sebut Misran.

Selama kurun waktu itulah korban dimanfaatkan LN untuk melayani pria hidung belang.

Bahkan pernah melayani di warung tuak.

Setiap menjual korban, LN mendapat untung kisaran Rp50 ribu dan Rp100 ribu.

Kasus terbongkar Setelah dilakukan penyelidikan, Unit PPA Polres Inhu berhasil membongkar prostitusi anak di bawah umur tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Miris, Gadis 17 Tahun di Riau Jadi 'ATM' Mami muncikari, Layani 5 Orang Sehari hingga Hamil 7 Bulan

ARTIKEL POPULER:

Baca: Dua Muncikari Vanessa Angel, Tentri dan Siska Sudah Bebas

Baca: Beralih Jadi Muncikari, Pemandu Lagu Tawarkan Wanita ke Pria Hidung Belang Rp1,2 Juta Lewat WA

Baca: Inilah Isi Chat WhatsApp Vanessa Angel dengan Muncikari

 

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Sumber: Surya
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved