Dokumen Terbaru Kesepakatan Damai Iran-AS Bocor, Ada Dana Bernilai Fantastis hingga Program Nuklir
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar dokumen kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dirilis Gedung Putih.
Kesepakatan itu tidak hanya membahas penghentian konflik.
Di dalamnya juga terdapat aturan terkait nuklir, sanksi ekonomi, hingga keamanan jalur pelayaran.
Salah satu poin terbesar adalah rencana pembentukan dana rekonstruksi untuk Iran pascakonflik.
Nilainya mencapai 300 miliar dolar Amerika atau setara ribuan triliun rupiah.
Dana tersebut dirancang untuk membantu pemulihan infrastruktur dan ekonomi Iran.
Namun bantuan itu tidak akan langsung diberikan tanpa syarat.
Iran harus memenuhi sejumlah komitmen yang telah disepakati bersama.
Kesepakatan juga memuat penghentian pertempuran di berbagai wilayah yang terdampak konflik.
Termasuk upaya meredakan ketegangan yang melibatkan Lebanon.
Di bidang nuklir, Iran kembali menegaskan tidak akan mengembangkan senjata nuklir.
Sementara itu, masa depan stok uranium yang telah diperkaya masih akan dibahas lebih lanjut.
Washington dan Teheran berencana melanjutkan dialog mengenai kebutuhan nuklir Iran ke depan.
Selama proses itu berlangsung, program nuklir Iran akan dipertahankan dalam kondisi saat ini.
Amerika Serikat juga disebut akan menahan diri dari langkah-langkah yang dapat memperkeruh situasi.
Beberapa pembatasan baru tidak akan diberlakukan selama proses negosiasi berjalan.
Kesepakatan ini turut menyentuh isu Selat Hormuz yang sangat strategis bagi dunia.
Iran menjamin lalu lintas kapal dagang tetap berjalan aman di jalur tersebut.
Selama masa awal pelaksanaan kesepakatan, kapal-kapal komersial tidak akan dikenakan biaya tambahan.
Di sisi lain, sebagian aset Iran yang sebelumnya dibekukan berpeluang untuk dilepaskan.
Langkah itu akan dilakukan setelah kesepahaman resmi mulai berlaku.
Apabila perundingan lanjutan berjalan sukses, sanksi terhadap Iran dapat dikurangi secara bertahap.
Kesepakatan juga membuka peluang bagi Iran untuk kembali menjual minyak ke pasar global.
Penjualan tersebut akan dilakukan melalui mekanisme yang masih terus dibahas kedua pihak.
Selain itu, negara-negara kawasan Teluk akan dilibatkan dalam pembicaraan lanjutan.
Tujuannya adalah menyusun sistem keamanan maritim yang lebih stabil di kawasan.
Meski begitu, tidak semua persoalan berhasil diselesaikan.
Isu Lebanon masih menjadi sumber perbedaan pandangan yang cukup tajam.
Iran menilai keberadaan pasukan Israel di wilayah tertentu dapat menghambat perdamaian.
Teheran menegaskan konflik belum benar-benar berakhir jika pendudukan masih berlangsung.
Sebaliknya, pemerintah Israel menolak untuk menetapkan tenggat penarikan pasukan.
Israel menyatakan akan tetap berada di lokasi tersebut selama dianggap diperlukan.
Karena itu, meski kesepakatan telah dicapai, tantangan besar masih menanti di depan.
Keberhasilan perjanjian ini akan sangat bergantung pada langkah para pihak dalam beberapa bulan mendatang. (*)
Reporter: Yustina Kartika Gati
Videografer: Aditya Wisnu Wardana
Video Production: Anggraini Puspasari
Sumber: Sumber Lain
TRIBUN VIDEO UPDATE
Iran Tuntut Pasukan IDF Mundur dari Lebanon, Araghchi: Kesepakatan Damai Runtuh jika Tak Direalisasi
14 jam lalu
Terkini Nasional
Iran dan AS Sepakat Berdamai, Pemerintah Pastikan Harga Pertamax bakal Turun Lagi
14 jam lalu
TRIBUN VIDEO UPDATE
Iran Bersumpah Beri Tanggapan Keras, Markas Besar: Kami akan Hancurkan Israel Berkeping-keping
15 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.