Rabu, 17 Juni 2026

Nasional

BMKG: Gempa M 6,7 di Sulteng Picu 20 Gempa Susulan, Warga Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 19:49 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, sejumlah gempa susulan terjadi menyusul gempa bumi tektonik M6,7 yang mengguncang wilayah Torue, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Selasa (16/6/2026).

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama mengatakan, gempa bumi ini terjadi pada pukul 10.27.44 WIB dengan kedalaman 16 km.

Berdasarkan catatan pihaknya, kata Nelly, telah terjadi 20 aktivitas gempa bumi susulan hingga pukul 12.00 WIB.

“Hingga pukul 12.00 WIB, hasil monitoring BMKG telah terjadi 20 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M5,2,” kata Nelly, dalam keterangan resmi BMKG, Selasa (16/6/2026).

Nelly mengatakan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Sausu.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki pergerakan turun (normal fault) dan tidak berpotensi tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelas Nelly.

Lebih lanjut, BMKG meminta masyarakat untuk menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.

Baca: Tiyo UGM Disebut NPD Sejati oleh Ferdinand Hutahaean setelah Ngaku Dipasangi Alat Pelacak di Mobil

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Palu menyatakan telah berkoordinasi dengan BPBD Kota Palu terkait dampak gempa berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa (16/7/2026) pukul 11.27 WITA.

Berdasarkan hasil koordinasi sementara, tidak terdapat kerusakan material yang signifikan dan kondisi masyarakat dalam keadaan aman.

Tim Basarnas Palu juga telah dikerahkan menuju Auditorium Universitas Tadulako (UNTAD) untuk melaksanakan asesmen terhadap laporan robohnya sebagian plafon bangunan akibat dampak gempa pukul 13.00 WITA.

Basarnas Palu juga mencatat hingga pukul 13.30 WITA tercatat telah terjadi 21 kali gempa susulan berdasarkan data BMKG.

Kepala Basarnas Palu Muh Rizal mengatakan gempa bumi dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah terdampak antara lain Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, dan Kabupaten Tojo Una-Una.

Guncangan gempa itu, lanjut dia, menyebabkan kepanikan masyarakat yang berhamburan keluar rumah maupun bangunan untuk menyelamatkan diri.

Baca: Prosesi Sakral Jelang Kirab Malam 1 Suro Keraton Kasunanan, Kebo Bule Jalani Ritual Ruwat & Bancakan


"Berdasarkan hasil koordinasi sementara dengan instansi terkait, belum terdapat laporan korban jiwa (hingga pukul 13.30 WITA). Pendataan terhadap dampak dan kerusakan akibat gempa masih terus dilakukan," kata dia dalam keterangan resmi Basarnas Palu pada Selasa (16/6/2026).

Dia juga mengatakan Basarnas Palu terus melakukan pemantauan perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.

"Personel dan peralatan SAR dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kondisi kedaruratan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BMKG Sebut 20 Aktivitas Gempa Bumi Susulan Terjadi Usai Gempa M 6,7 Guncang Sulteng

Program: TribunnewsWiki
Editor Video: Dandi Bahtiar
Uploader: Winda Rahmawati

Editor: Dandi Bahtiar
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #gempa bumi   #Sulawesi Tenggara   #BMKG   #gempa

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved