Berita Terkini
Targetkan Tiga Sasaran Penting, IRGC Iran Gempur Pangkalan Udara Militer AS
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan operasi besar dengan melancarkan serangan pesawat tak berawak serta rudal jarak jauh yang menargetkan sasaran penting milik militer AS pada Jumat (12/6/2026).
Berdasarkan laporan Reuters, IRGC menyerang total 21 target dan menghancurkan empat markas strategis militer AS di tiga wilayah berbeda.
Adapun lokasi yang dihantam meliputi pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, serta Pangkalan Udara di Azraq, Yordania, yang menjadi markas bagi jet tempur siluman F-35 milik AS.
Baca: Israel Diguncang Boikot & Sanksi Terbesar dalam Sejarah, Negara-negara Barat Mulai Berikan Penolakan
Meskipun pihak Yordania mengklaim seluruh proyektil berhasil dicegat tanpa menimbulkan korban jiwa, IRGC menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk balasan langsung atas rangkaian gempuran yang dilakukan militer AS sebelumnya.
Ketegangan bersenjata antara kedua belah pihak melonjak drastis setelah militer AS meluncurkan serangan ke Pulau Qeshm dan sejumlah pelabuhan strategis di sepanjang garis pantai Iran.
Selain itu, pihak Washington juga sempat menuduh Teheran sebagai aktor di balik jatuhnya helikopter Apache milik AS pada Selasa (9/6/2026).
Menanggapi situasi tersebut, Donald Trump mengklaim bahwa Teheran sengaja mencoba mengulur-ulur kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik perang.
Padahal, sehari sebelumnya Presiden AS menyatakan bahwa kedua belah pihak sebenarnya hanya membutuhkan waktu dua hingga tiga hari lagi untuk mencapai poin kesepakatan final.
Akibat eskalasi yang terus memuncak, Iran akhirnya mengambil langkah tegas dengan menutup total jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz pada Kamis (11/6/2026).
Langkah penutupan total ini diperintahkan langsung oleh otoritas Teheran sesaat setelah AS kembali meluncurkan serangan udara terbaru terhadap wilayah negara Islam tersebut.
Melalui pernyataan resminya, Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya kembali memberikan peringatan keras bahwa seluruh pasukan IRGC telah bersiaga penuh untuk memberikan balasan setimpal atas setiap agresi militer yang datang dari pihak AS.
(Tribun-Video.com/Al Jazeera)
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Selat Hormuz Kembali Memanas, AS Tembaki Drone Iran Jelang Kesepakatan Damai Bakal Diumumkan
6 jam lalu
Tribun Video Update
PM Belanda & Prabowo Bahas Situasi Selat Hormuz, Perkuat Kemitraan di Tengah Gejolak Geopolitik
8 jam lalu
Terkini Nasional
F-35A AS Mendadak Mundur di Hormuz, Sinyal Darurat Terkirim setelah 12 Menit Terbang
8 jam lalu
Terkini Nasional
Trump Ungkap Kesepakatan Rahasia dengan Iran, Serangan ke Teheran Dihentikan
9 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.