Sabtu, 18 April 2026

Terkini Nasional

Besok Kamis DPR RI Panggil Menlu dan Menkominfo Terkait Pembatasan WNA serta Akses Internet di Papua

Selasa, 3 September 2019 19:17 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengatakan akan memanggil sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara besok Kamis (5/9/2019).

Menteri dan pimpinan lembaga negara yang akan dipanggil antara lain Menlu Retno Marsudi, Menkominfo Rudiantara, Menhan Ryamizard Ryacudu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

Khusus untuk Menlu, Komisi I DPR RI akan meminta penjelasan terkait pembatasan warga negara asing (WNA) yang ke Papua dengan batas waktu yang tidak ditentukan yang disampaikan Menko Polhukam Wiranto kemarin.

“Kami prinsipnya mendukung apa yang dilakukan pemerintah, tapi kami butuh penjelasan dari Menlu tentang soal ini karena cukup kompleks. Besok Kamis kami akan undang beliau-beliau,” ungkap Abdul Kharis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Sedangkan kepada Menkominfo, Abdul Kharis mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan mengenai pembatasan akses internet di Papua dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Abdul Kharis mengaku pihaknya belum bisa memberikan penilaian mengenai hal tersebut sebelum mendengarkan dari Kemenkominfo.

“Kami belum bisa menilai. Sebagai mitra Menkominfo kami masih akan meminta penjelasan baru setelah itu baru kami bisa berikan rekomendasi,” tegasnya.

Melalui rapat dengar pendapat besok Kamis itu, Abdul Kharis berharap DPR RI bisa memberikan masukan yang progresif untuk bisa menyelesaikan masalah di Papua tersebut.(*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Jokowi Ajak Pemenang Festival Gapura dari Papua Makan Siang

Baca: Anggota DPR Asal Papua Sarankan Ruang Dialog Selesaikan Konflik

Baca: Komisi I akan Panggil 3 Menteri Panglima TNI dan Kepala BIN Bahas Papua

 

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Rizal Bomantama
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved