Jumat, 12 Juni 2026

LIVE UPDATE

Trump Klaim Kesepakatan Tercapai Lagi, Sudah 38 Kali Umbar Pernyataan Serupa tapi Iran Berkata Lain

Jumat, 12 Juni 2026 14:55 WIB
Sumber Lain

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim kesepakatan besar untuk mengakhiri perang dengan Iran sudah hampir rampung dan kemungkinan akan ditandatangani dalam beberapa hari ke depan di Eropa.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Ruang Oval pada Kamis (11/6/2026).

Trump menyebut proses yang tersisa hanya finalisasi dokumen dan menilai kesepakatan tersebut sebagai terobosan penting.

Ia juga mengatakan dokumen perjanjian sudah mendekati tahap akhir.

Menurut Trump, kesepakatan itu dirancang untuk memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir.

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci mekanisme pengawasan maupun poin teknis yang akan diterapkan.

Dalam kesempatan yang sama, Trump mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin kawasan, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Ia juga menyatakan Selat Hormuz akan kembali dibuka setelah dokumen resmi disahkan.

Di sisi lain, Iran membantah bahwa kesepakatan sudah tercapai.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan Teheran belum mengambil keputusan akhir terkait proposal tersebut.

Kantor Berita Iran, Tasnim News Agency, turut meragukan pernyataan Trump.

Mereka menyoroti bahwa Trump telah 38 kali mengumumkan kesepakatan serupa tetapi belum pernah terealisasi.

Tasnim menyatakan publik sebaiknya menunggu konfirmasi resmi dari Iran sebelum menganggap adanya terobosan diplomatik.

Mereka berpendapat, pernyataan terbaru Trump belum berbeda dari pengumuman sebelumnya.

Pengumuman ini muncul di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran.

Meski sempat tercapai gencatan senjata pada 8 April, bentrokan kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Situasi itu ikut memicu lonjakan harga minyak dunia dan memberi tekanan pada ekonomi global.

Beberapa jam sebelum mengumumkan potensi kesepakatan, Trump sempat mengancam akan meluncurkan serangan besar baru terhadap Iran.

Ia bahkan menyebut kemungkinan merebut infrastruktur minyak strategis Iran.

Namun kemudian bebrapa jam setelahnya, Trump mengubah sikap dan membatalkan rencana operasi tersebut.

Ia menyatakan keputusan itu diambil setelah pembicaraan dengan Iran mencapai tingkat tertinggi dan mendapat persetujuan dari pihak terkait.

Trump menegaskan bahwa serangan yang sebelumnya direncanakan untuk malam itu dibatalkan karena jalur diplomasi dinilai masih terbuka.

Meski begitu, hingga kini belum ada pengumuman resmi bersama yang mengonfirmasi tercapainya kesepakatan damai antara kedua negara. (*)

Editor: Rifqi Khusain
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Sumber Lain

Tags
   #Iran   #kesepakatan   #Trump   #perang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved