Tribunnews Update
IRGC Beraksi! Hantam Jet Tempur AS, F-16 Milik Washington Keok dan Dipaksa Mundur dari Duel Udara
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim unit pertahanan udaranya berhasil memaksa jet tempur F-16 AS mundur dari kawasan Teluk Persia.
Menurut pernyataan IRGC pada Kamis (11/6/2026), rudal diluncurkan setelah pesawat tempur tersebut diduga melanggar wilayah udara Iran.
Baca: Rangkuman AS-Iran: Perang Memanas Kapal IRGC Vs Kapal Washington di Laut Oman, China Amuk Trump
Iran menyebut jet tempur Amerika itu kemudian berbalik arah dan menjauh dari perairan Teluk Persia.
Klaim tersebut muncul di tengah gelombang serangan militer terbaru Amerika Serikat terhadap sejumlah target di Iran.
Media pemerintah Iran melaporkan, pesawat tempur Amerika menyerang beberapa wilayah pesisir selatan negara itu.
Baca: Detik-detik Iran Tembakkan Rudal ke AS Bergambar Petinggi IRGC: Penghormatan kepada para Pemimpin
Sementara itu, Washington menyatakan operasi militer dilakukan untuk menghadapi ancaman terhadap pasukan Amerika dan menjaga keamanan regional.
Hingga kini, belum ada konfirmasi independen yang dapat memverifikasi klaim Iran soal F-16 yang dipaksa mundur tersebut.
Situasi di kawasan Timur Tengah pun terus menjadi sorotan dunia internasional di tengah kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas.
Baca: IRAN PAMER KEKUATAN! IRGC Rilis Video Detik-detik Rudal Jarak Jauhnya Gempur 21 Pangkalan Militer AS
Sebelumnya, militer Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan terbaru ke sejumlah target di Iran.
Menurut militer AS, serangan tersebut menyasar fasilitas komunikasi militer, sistem pengawasan, radar, serta pertahanan udara Iran.
Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, termasuk sekitar Teheran dan kawasan strategis dekat Selat Hormuz.
Baca: Menara Komunikasi Iran Hancur Dirudal AS di Dekat Hormuz, Dibalas IRGC Bombardir Pangkalan Militer
Washington menyatakan operasi itu dilakukan untuk melindungi pasukan Amerika dan menjaga keamanan jalur pelayaran internasional. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Reporter: Nila
Video Production: valencia frida varendy
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Bahlil Bantah Isu Listrik Padam di Jawa Barat Gara-gara Stok Batu Bara Menipis: Itu Gak Benar
7 jam lalu
Tribunnews Update
Batal Perang! Trump Bocorkan ‘Deal’ Besar dengan Iran, AS Tiba-tiba Tarik Rencana Penargetan Teheran
7 jam lalu
Tribun Video Update
Serangan Skala Luas Hizbullah Rugikan Israel di Medan Perang Lebanon, Ranpur hingga IDF Jadi Korban
7 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.