Jumat, 12 Juni 2026

Mancanegara

Nelayan Asal Sinjai Tewas seusai Tertimpa Hiu 4 Meter yang Lompat ke Atas Kapal

Jumat, 12 Juni 2026 07:57 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Nelayan Asal Sinjai Tewas Usai Tertimpa Hiu 4 Meter yang Lompat ke Atas Kapal

Perairan Selat Alas, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi lokasi tragedi langka yang merenggut nyawa seorang nelayan muda asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/6/2026) malam saat kapal tengah beroperasi di tengah laut.

Peristiwa tak biasa itu terjadi ketika seekor hiu berukuran besar tiba-tiba melompat ke atas kapal dan menimpa seorang awak kapal hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Erfan Janurdi (19), salah satu awak Kapal Motor (KM) Aulia 06.

Saat kejadian, enam awak kapal asal Sinjai tengah menjalankan aktivitas seperti biasa di tengah laut. Sebagian awak sibuk melaut, sementara lainnya beristirahat di sela pekerjaan.

Baca: Tengah Melaut, Nelayan di Serang Terkejut Tiba-tiba Perahunya Dikelilingi 4 Hiu Tutul

Erfan saat itu sedang bersantai di depan kamar kapal sambil memainkan telepon genggamnya. Dalam kondisi laut yang gelap dan relatif tenang, tidak ada tanda-tanda bahwa peristiwa berbahaya akan terjadi.

Namun situasi berubah dalam hitungan menit.

Seekor hiu berukuran sekitar empat meter dengan berat diperkirakan mencapai 200 kilogram tiba-tiba melompat dari laut dan jatuh tepat di atas tubuh Erfan yang sedang duduk.

“Korban saat itu duduk di depan kamar kapal sambil bermain handphone. Tiba-tiba ikan hiu melompat dan menimpa korban,” ujar pemilik kapal, Ilyas (53), Kamis (11/6/2026).

Benturan keras tersebut seketika membuat suasana kapal berubah panik. Para awak kapal langsung bergegas memberikan pertolongan kepada korban yang terkapar akibat insiden yang sama sekali tidak diduga tersebut.

Erfan kemudian dipindahkan ke dalam ruang kapal untuk mendapatkan penanganan darurat seadanya di tengah laut.

Baca: Ikan Hiu Paus Mati Terdampar di Pantai Sembor Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah Hebohkan Warga

Meski mengalami luka serius, korban masih dalam keadaan sadar dan sempat berkomunikasi dengan rekan-rekannya.

Namun kondisi kesehatannya terus menurun. Ia mengeluhkan nyeri hebat di bagian pundak serta kesulitan bernapas.

Sekitar tiga jam setelah insiden, Erfan mengembuskan napas terakhirnya di atas kapal.

“Korban masih sempat berkomunikasi, tetapi kondisinya terus menurun hingga meninggal dunia sekitar pukul 23.00 Wita,” kata Ilyas.

Bagi para awak kapal, peristiwa ini menjadi pengalaman yang belum pernah mereka alami selama bertahun-tahun melaut. Meski terbiasa menghadapi gelombang tinggi dan cuaca buruk, kemunculan hiu yang melompat ke atas kapal dan menewaskan awak disebut sebagai kejadian yang sangat langka.

Jenazah Erfan kemudian dievakuasi ke daratan dan dipulangkan ke kampung halamannya di Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai. Setelah melalui perjalanan udara dari Lombok menuju Makassar, almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Buhung Pitue pada Selasa (9/6/2026).

Kepala Desa Buhung Pitue, Arifuddin, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian ini mengejutkan seluruh warga desa.

“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Ini musibah yang sangat mengejutkan dan menjadi duka bagi kami semua,” ujarnya.

(Tribun Timur/Muh Ainun Taqwa)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hiu 4 Meter Lompat ke Kapal, Nelayan Asal Sinjai Tewas di Selat Alas NTT

Editor Video: Magang/Dian Rahmawati

# hiu # nelayan # sinjai

Editor: Fitriana SekarAyu
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Sinjai   #nelayan   #hiu

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved