Jumat, 12 Juni 2026

Tribunnews Update

Reaksi BIN Tanggapi Ultimatum BEM SI Bakal Gelar Demo Reformasi Jilid II, Serukan Jaga Persatuan

Kamis, 11 Juni 2026 20:51 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra merespons ultimatum mahasiswa terkait akan digelarnya aksi demo reformasi jilid II.

Herindra menyerukan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan persatuan bangsa, terkait aksi tersebut.

Sebelumya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Tengah memberikan ultimatum kepada pemerintah.

Mahasiswa mendesak pemerintah untuk memperbaiki nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi nasional dalam waktu 18 hari.

Baca: Wamenlu Arif Beberkan Strategi RI Kurangi Ketergantungan Hormuz Lewat Pasokan Afrika dan Venezuela

Baca: Dubes Baru Korea Utara Fasih Berbahasa Indonesia saat Temui Prabowo, Beri Pesan Persahabatan

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, maka mahasiswa akan melakukan aksi demo besar-besaran yang diberi nama Reformasi Jilid II.

Seruan aksi demo besar-besaran itu merupakan bentuk protes terhadap melemahnya nilai tukar rupiah hingga kenaikan harga BBM jenis Pertamax.

Terkait hal itu, Kepala BIN mengimbau semua pihak untuk tetap mengedepankan stabilitas nasional.

Menurutnya menjaga kondusivitas negara adalah kepentingan bersama.

Herindra juga mengimbau agar berbagai dinamika yang muncul tidak berkembang menjadi situasi yang bisa merugikan kepentingan bersama. (Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BIN Respons Singkat Isu Reformasi Jilid II yang Diusung Mahasiswa: Jangan Merugikan Semuanya

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #BIN   #BEM SI   #demo

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved