Tribunnews Update
Respons China seusai AS Kembali Luncurkan Serangan ke Iran, Minta Kedua Pihak Sama-sama Menahan Diri
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - China mengaku sangat prihatin atas meningkatnya eskalasi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan ke Iran.
Padahal, Iran baru saja menghentikan pembalasan terhadap Israel beberapa hari lalu.
Dalam konferensi pers di Beijing pada Rabu (10/6/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyampaikan sikap.
Ia mendesak AS dan Iran untuk sama-sama menahan diri guna mencegah konflik meluas.
Baca: 2 Menteri Prabowo Minta Tambahan Anggaran: Menhaj Usul Rp 1,84 Triliun, Menhan Rp 195 Triliun
"Berbagai pihak terkait harus tetap tenang dan menahan diri, berhenti mengintensifkan konflik dan meningkatkan situasi, mengambil langkah-langkah konkret untuk meredakan dan mendinginkan ketegangan," kata Lin Jian, dikutip dari Al Arabiya, Rabu (10/6/2026).
Senada dengan China, Rusia juga prihatin atas serangan terbaru yang diluncurkan AS ke Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menilai, serangan tersebut tidak beralasan.
"Kami menyerukan kepada kedua belah pihak untuk menahan diri dan segera menghentikan serangan militer," kata Zakharova.
Baca: Sony Sonjaya Kantongi 26 Nama Kasus Korupsi MBG, Bakom RI Tegaskan Semua Sama di Mata Hukum
Sebelumnya, Iran menembak jatuh helikopter militer AS di atas Selat Hormuz pada Senin (8/9/2026).
Meski tidak ada korban jiwa, Presiden AS Donald Trump bersumpah akan membalas.
Ucapan itu terbukti sehari kemudian, di mana pasukan AS menyerang sejumlah target Iran.
Media lokal melaporkan proyektil menghantam Pulau Qeshm dan serangan lain di Provinsi Hormozgan.
Iran yang tidak terima kemudian membalas dengan meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, serta Yordania.
Tidak jelas apakah serangan itu mengenai sasaran, namun ketiga negara tersebut mengklaim berhasil mencegat rudal.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Arabiya dengan judul, Rusia dan China menyerukan 'pengekangan' dalam perang melawan Iran setelah serangan baru
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Rusia Amuk Trump, 21 Aset Militer AS Hancur, Drone Washington Terbakar Membara
2 hari lalu
Tribunnews Update
Respons Rusia seusai AS Langgar Gencatan Senjata, Pasukan Washington Gempur 3 Wilayah di Iran
2 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Kuwait Kelabakan Berjibaku Cegat Rudal & Drone Iran, Markas Pasukan Militer AS Digempur IRGC
2 hari lalu
Tribunnews Update
AS-Iran Kembali Panas, Trump Lancarkan Serangan ke Teheran, Klaim Bela Diri usai Helikopter Ditembak
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.