Sabtu, 13 Juni 2026

Tribunnews Update

Respons China seusai AS Kembali Luncurkan Serangan ke Iran, Minta Kedua Pihak Sama-sama Menahan Diri

Rabu, 10 Juni 2026 20:37 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - China mengaku sangat prihatin atas meningkatnya eskalasi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan ke Iran.

Padahal, Iran baru saja menghentikan pembalasan terhadap Israel beberapa hari lalu.

Dalam konferensi pers di Beijing pada Rabu (10/6/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyampaikan sikap.

Ia mendesak AS dan Iran untuk sama-sama menahan diri guna mencegah konflik meluas.

Baca: 2 Menteri Prabowo Minta Tambahan Anggaran: Menhaj Usul Rp 1,84 Triliun, Menhan Rp 195 Triliun

"Berbagai pihak terkait harus tetap tenang dan menahan diri, berhenti mengintensifkan konflik dan meningkatkan situasi, mengambil langkah-langkah konkret untuk meredakan dan mendinginkan ketegangan," kata Lin Jian, dikutip dari Al Arabiya, Rabu (10/6/2026).

Senada dengan China, Rusia juga prihatin atas serangan terbaru yang diluncurkan AS ke Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menilai, serangan tersebut tidak beralasan.

"Kami menyerukan kepada kedua belah pihak untuk menahan diri dan segera menghentikan serangan militer," kata Zakharova.

Baca: Sony Sonjaya Kantongi 26 Nama Kasus Korupsi MBG, Bakom RI Tegaskan Semua Sama di Mata Hukum

Sebelumnya, Iran menembak jatuh helikopter militer AS di atas Selat Hormuz pada Senin (8/9/2026).

Meski tidak ada korban jiwa, Presiden AS Donald Trump bersumpah akan membalas.

Ucapan itu terbukti sehari kemudian, di mana pasukan AS menyerang sejumlah target Iran.

Media lokal melaporkan proyektil menghantam Pulau Qeshm dan serangan lain di Provinsi Hormozgan.

Iran yang tidak terima kemudian membalas dengan meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, serta Yordania.

Tidak jelas apakah serangan itu mengenai sasaran, namun ketiga negara tersebut mengklaim berhasil mencegat rudal.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Al Arabiya dengan judul, Rusia dan China menyerukan 'pengekangan' dalam perang melawan Iran setelah serangan baru

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Nathanael MoerRahardian
Sumber: Tribun Video

Tags
   #China   #Amerika Serikat   #serangan   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved