Sabtu, 13 Juni 2026

Tribunnews Update

Respons Rusia seusai AS Langgar Gencatan Senjata, Pasukan Washington Gempur 3 Wilayah di Iran

Rabu, 10 Juni 2026 19:59 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Konflik di Timur Tengah semakin memanas lantaran AS-Iran saling melancarkan serangan balasan.

Terbaru, AS menyerang tiga wilayah di Iran hingga Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan serangan balasan.

Terkait hal itu, Rusia memberikan respons tegas.

Respons itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova saat konferensi pers pada Rabu (10/6).

Baca: Kuwait Kelabakan Berjibaku Cegat Rudal & Drone Iran, Markas Pasukan Militer AS Digempur IRGC

Rusia menyatakan sangat prihatin terkait ketegangan yang kembali terjadi di Timur Tengah.

Oleh sebab itu, Zakharova meminta kedua pihak menahan diri dan segera menghentikan serangan.

Pihaknya pun menyebut agresi yang dimulai AS-Israel terjadi tanpa provokasi Iran.

Zakharova menyoroti serangan terhadap infrastruktur sipil sebagai tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima.

Baca: [FULL] Harga Pertamax Meroket, Pengamat: Naiknya Gak Manusiawi, Rakyat Khawatir Komoditas Lain Naik

Diketahui sebelumnya, AS telah menyerang Jask, Sirik, dan Qeshm di Iran selatan.

Serangan AS menghancurkan menara telekomunikasi di Sirik dan menghancurkan dua tangki air di distrik Bamani.

Lantas, Iran melancarkan serangan balasan dengan menembak jatuh drone MQ-9 Reaper AS pada Rabu (10/6).

Serangan itu membuat pesawat tak berawak AS diselimuti kobaran api hingga hancur lebur.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Anadolu dengan judul Rusia menyatakan 'sangat prihatin' atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Rusia   #Amerika Serikat   #gencatan senjata   #Iran

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved