Terkini Nasional
Imbas Korupsi Eks Kepala BGN, Aliansi MBG Watch Gelar Aksi Protes Geruduk Kantor BGN Jakarta
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM – Sejumlah elemen massa yang tergabung ke dalam aliansi MBG Watch mendatangi dan menggeruduk Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/6/2026) siang.
Puluhan demonstran yang tiba sekira pukul 13.00 WIB tersebut langsung menggelar aksi protes keras dengan menebar berbagai poster kritikan tajam, menyegel plang nama kantor menggunakan tali kuning-hitam, hingga membenturkan peralatan masak seperti panci dan sutil.
Aksi unjuk rasa ini sengaja digelar sebagai bentuk luapan kekecewaan dan kemuakan publik atas sengkarut pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan diterpa isu miring.
Sebagai bentuk sindiran langsung terhadap program milik pemerintah tersebut, massa aksi dari MBG Watch bahkan secara swadaya membagikan sejumlah makanan gratis berupa gorengan, tahu, onde-onde, hingga lontong kepada warga di sekitar lokasi.
Koordinator Advokasi MBG Watch, Galau D. Muhammad, menegaskan bahwa pembagian makanan gratis ini murni menggunakan dana kolektif masyarakat tanpa menyentuh sepeser pun uang pajak ataupun anggaran negara.
Gelombang protes dari masyarakat ini memuncak setelah mencuatnya kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, sebagai tersangka di Kejaksaan Agung.
Baca: Mentan Amran Gerak Cepat Telepon Bos BGN, Cari Solusi seusai Peternak Protes Harga Telur Anjlok
Ketiga petinggi BGN tersebut resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh tim penyidik Jampidsus Kejagung sejak Rabu (3/6/2026) lalu atas dugaan pengaturan verifikasi kemitraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dirdik Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa para pelaku diduga meloloskan yayasan terafiliasi yang tidak memenuhi syarat demi meraup aliran dana insentif bernilai miliaran rupiah per hari.
Selain manipulasi mitra SPPG, ketiga tersangka juga terbukti melakukan tindakan melawan hukum dengan melakukan intervensi serta memark-up harga pengadaan barang dan jasa pada institusi BGN.
Beberapa proyek pengadaan beralih fungsi yang dilaporkan mengalami mark-up harga di antaranya meliputi pengadaan 21.801 unit motor listrik senilai Rp1 triliun, puluhan ribu pasang sepatu, gawai tablet, hingga ribuan unit televisi ukuran 75 inci.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Proyek Dapur MBG Mangkrak, Sejumlah Investor SPPG 3T Geruduk Kantor Badan Gizi Nasional
7 jam lalu
Terkini Nasional
Demo di Kantor BGN, Pengendara Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan terhadap Aksi MBG Watch
7 jam lalu
Berita Terkini
Bawa Panci hingga Sutil, Kelompok Mahasiswa Gelar Aksi Demo Serbu Kantor BGN Jakarta Pusat
7 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.