Rabu, 10 Juni 2026

Tribunnews Update

Rupiah Melemah, Purbaya Tegaskan Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Bagus

Rabu, 10 Juni 2026 06:53 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Di tengah krisis geopolitik dunia dan melemahnya kurs rupiah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim fundamental ekonomi Indonesia tetap solid atau kuat.

Di samping itu, Purbaya juga membanggakan capaian pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama tahun ini.

“Pada triwulan pertama tahun 2026, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,61 persen year-on-year yang merupakan pertumbuhan triwulan satu tertinggi sejak tahun 2014,“ kata Purbaya dalam Rapat Kerja Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM & PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dia mengatakan kinerja bagus itu didukung oleh inflasi yang terkendali, yaitu di level 3,08 persen pada bulan Mei 2026. Menurutnya, hal itu bisa menjaga daya beli masyarakat.

“Kondisi tersebut juga ditopang oleh likuiditas perekonomian domestik yang tetap memadai sehingga memberikan ruang yang cukup bagi perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit guna mendukung aktivitas perekonomian,” ujar Purbaya.

Kemudian, Purbaya mengklaim surplus neraca perdagangan berlanjut secara berturut-turut hingga April 2026. Adapun kinerja sektor manufaktur juga memperlihatkan perbaikan.

Pada triwulan kedua, kata dia, aktivitas ekonomi menunjukkan tren yang membaik. Dia mengatakan konsumen masih optimistis untuk melakukan konsumsi. Hal itu tercermin dari aktivitas belanja yang dipantau melalui Mandiri Spending Index dan Indeks Keyakinan Konsumen dari Bank Indonesia.

Menurut dia, positifnya aktivitas ekonomi masyarakat juga tercermin dari angka penjualan kendaraan, listrik, dan semen.

“Penjualan listrik tumbuh signifikan untuk semua aktivitas, baik rumah tangga, bisnis, maupun industri. Penjualan semen mengindikasikan tetap kuatnya aktivitas pembangunan dan berjalannya berbagai prorgram pemerintah,” kata Purbaya.

Adapun kinerja manufaktur, kata dia, mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan atau kembali ekspansif setelah mengalami tekanan pada bulan April lalu.

Dia mengklaim kinerja ekonomi Indonesia berada posisi yang lebih baik dalam perspektif global. Kata dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada level tinggi dan didukung oleh inflasi yang terjaga rendah dibandingkan dengan negara G-20 dan negara peers (sepantaran).(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lagi, Purbaya Klaim Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Bagus di Tengah Pelemahan Rupiah

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved