LIVE UPDATE
Trump Ancam Netanyahu akan Tinggalkan Israel Sendirian jika Perang Lawan Iran Makin Meluas
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden AS Donald Trump memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak memperluas konflik dengan Iran.
Peringatan ini muncul setelah kedua negara kembali saling serang untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata 8 April lalu.
Trump mengungkapkan dirinya telah menelepon Netanyahu dan meminta Israel menahan diri.
Hal ini agar upaya diplomatik yang sedang berjalan tidak gagal di tengah jalan.
Dalam wawancara dengan Axios, Trump memperingatkan Netanyahu bahwa Israel bisa "sendirian" dalam waktu dekat.
"Saya berkata, 'Bibi, sebaiknya kau berhati-hati, atau kau akan sendirian dalam waktu dekat,'" kata Trump.
Menurut Trump, sejumlah negara di kawasan juga meminta Washington menekan Israel agar tidak membalas serangan Iran secara besar-besaran.
Ia mengatakan sedikitnya lima negara menghubunginya untuk menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi pecahnya perang baru di Timur Tengah.
Trump juga mengklaim Iran telah mengirim pesan kepada pemerintah AS yang menyatakan kesediaan menghentikan serangan jika Israel melakukan hal serupa.
Pesan tersebut diterima Washington pada Senin (8/6) pagi setelah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Meski begitu, Trump tetap menyerahkan keputusan akhir kepada Netanyahu terkait langkah yang akan diambil Israel.
Ia menegaskan tidak ingin tindakan militer baru merusak proses negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.
Trump menyebut pembicaraan antara AS dan Iran masih berjalan aktif dan belum berakhir.
Menurutnya, peluang mencapai kesepakatan masih terbuka selama tidak ada tindakan yang memperkeruh situasi.
Trump juga mengklaim Israel memberikan pemberitahuan yang terlambat kepada AS terkait operasi militer yang dilakukan pada Minggu (7/6).
Ia mengatakan Washington akhirnya berhasil membatasi respons Israel agar konflik tidak berkembang lebih jauh.
Ia memperingatkan konflik berkepanjangan dapat membuat Selat Hormuz kembali terganggu dalam waktu lama.
Kondisi tersebut berpotensi memicu lonjakan harga minyak global dan menambah tekanan terhadap ekonomi dunia.
Di tengah situasi tersebut, Trump terus mendorong kedua pihak menahan diri dan memberi ruang bagi jalur diplomasi.
Ia menegaskan pemerintah AS masih berupaya mencapai kesepakatan yang dapat mengakhiri ketegangan antara Washington, Teheran, dan sekutu-sekutunya di kawasan. (*)
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Videografer: Reka Alfa
Video Production: Rifqi Khusain
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Israel Iran Saling Serang Lagi, Teheran Sebut Zionis Berkonsultasi Dahulu dengan Washington
10 jam lalu
Tribunnews Update
Iran Lancarkan Serangan ke Israel, Pecahan Rudal Menancap di Tanah Dekat Kota Yerikho Tepi Barat
10 jam lalu
Tribunnews Update
Usai Luncurkan 30 Rudal ke Israel, Iran Hentikan Serangan, Ancam akan Gempur jika Lebanon Dibom Lagi
10 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: Netanyahu Tertekan, Iran Tantang Musuh Siap Perang Jangka Panjang
12 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.