Rabu, 17 Juni 2026

Mancanegara

Strategi Israel Dipertanyakan, Eks PM Tuding Netanyahu Kejar Kepentingan Politik

Selasa, 9 Juni 2026 11:31 WIB
Sumber Lain

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah pihak menilai strategi Perdana Menteri Israel dalam menghadapi Iran justru berbalik merugikan Israel.

Alih-alih melemahkan Iran secara permanen, konflik yang berkepanjangan dinilai belum berhasil mencapai tujuan utama yang diinginkan Israel.

Dilansir dari Tribunnews.com pada Selasa (9/ 6/ 2026), pemerintah Iran masih bertahan, sementara serangan rudal dan ketegangan di kawasan terus berlanjut.

Meski Israel kini menghentikan eskalasi ke Iran, namun pasukan Netanyahu tetap menyerang Lebanon.

Sebelumnya, Netanyahu berhasil meyakinkan Trump bahwa perang dapat membawa perubahan rezim di Iran.

Namun, faktanya kampanye yang dijalankan Netanyahu justru tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Yakni, pemerintahan Iran masih berdiri kuat dan menunjukkan kemampuan untuk tetap menyerang Israel.

Baca: Israel Utara Dilanda Kebakaran seusai Serangan Rudal Iran, Tim Darurat Dikerahkan

Terkait hal ini, eks Perdana Menteri Israel Ehud Barak mengkritik kebijakan pemerintah Israel dalam konflik di Lebanon.

Barak menyebut, situasi yang dihadapi Israel sebagai kegagalan total.

Ia menilai strategi yang diterapkan pemerintah belum mampu menghasilkan tujuan yang jelas di medan perang.

Barak juga menuding Netanyahu lebih fokus mempertahankan posisinya di dunia politik daripada memprioritaskan kepentingan keamanan negara.

Ia mengatakan tentara Israel “berjuang dengan tangan terikat” demi mempertahankan zona penyangga keamanan.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks PM Israel Olok-olok Netanyahu: Perang Lawan Hizbullah Gagal Total, Tangan Pasukan Zionis Terikat

Artikel ini telah tayang di English.almayadeen.net dengan judul 'Utter failure': Ehud Barak rips Netanyahu over Lebanon strategy

# Perdana Menteri Israel # iran # israel # Benjamin Netanyahu

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Sumber Lain

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved