Terkini Daerah
Selidiki Kasus Bocah Tewas di Jasinga, Polisi Bawa Empat Anjing Pemburu ke Puslabfor Polri
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM – Pihak penyidik Satreskrim Polres Bogor secara resmi mengungkap nasib dari empat ekor anjing pemburu babi hutan yang diduga kuat menjadi penyebab kematian seorang bocah laki-laki di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Aparat kepolisian langsung mengamankan dan membawa keempat ekor anjing tersebut ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri pada Senin (8/6/2026) guna menjalani pengambilan serta pengujian sampel secara intensif.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari penerapan *scientific crime investigation* atau penyelidikan berbasis ilmiah demi memberikan kepastian hukum yang kuat dan transparan.
Baca: Tuai Kecaman Publik, Thania Putri Onsu Terekam Memijat Punggung Giorgio Antonio saat Live
"Hari ini kami mendatangi langsung Puslabfor Bareskrim Polri untuk mengawal pengujian sampel terkait insiden gigitan anjing di Jasinga. Secara paralel, kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor," terang AKBP Wikha Ardilestanto, Senin (8/6/2026).
Kasus memilukan ini bermula ketika jasad korban berinisial MAS yang baru menginjak usia sembilan tahun ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi mengenaskan di area semak-semak wilayah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan sementara dari pihak kepolisian menyatakan korban MAS meninggal dunia akibat mendapat serangan berupa gigitan dari kawanan anjing pemburu babi.
Selain melakukan uji laboratorium di Puslabfor Bareskrim Polri untuk menentukan arah penanganan perkara, polisi juga menempatkan keempat hewan tersebut ke dalam ruang isolasi khusus.
Baca: Bocah di Jasinga Bogor Tewas Digigit Anjing Pemburu, Terduga Pemilik Diduga Dihakimi Warga
Proses isolasi dan pemeriksaan medis berkala ini dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor guna melakukan tes rabies serta memelihara keamanan kondisi kesehatan lingkungan pasca-insiden.
Hingga saat ini, jajaran Polres Bogor menegaskan masih menunggu hasil otentik resmi dari tim ahli forensik maupun hasil observasi mendalam dari pihak dinas terkait.
Di tengah berjalannya proses hukum, AKBP Wikha mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Jasinga, agar tidak panik, tetap kondusif, serta tidak terpengaruh oleh berbagai spekulasi liar yang beredar luas.
Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional serta mengutamakan keselamatan warga dengan menjadikan hasil uji medis sebagai pijakan hukum utama tim penyidik.
(Tribun-Video.com/TribunnewsBogor.com)
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribunnews Bogor
Terkini Daerah
Bocah di Jasinga Bogor Tewas Digigit Anjing Pemburu, Terduga Pemilik Diduga Dihakimi Warga
2 hari lalu
Saksi Kata
Mercon Dibeli Online Tewaskan Bocah di Semarang, Warga Kaget Dentuman Sangat Keras saat Tengah Malam
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Anak Kelas 6 SD Ditemukan Tewas di Rumah, Jasad Pertama Kali Ditemukan Ibu Kondisi Ditimpa Kasur
Rabu, 4 Maret 2026
Tribunnews Update
Respons Teman-teman NS saat Tahu Korban Tewas di Tangan Ibu Tiri, Pengasuh Ponpes Sempat Curiga
Rabu, 25 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.