Tribunnews Update
Mahfud MD Buka Penilaian Kinerja Pemerintah, Sebut Nilainya Masih di Bawah Angka 6
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Tim Reformasi Polri sekaligus mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan penilaian kritis terhadap kondisi Indonesia saat ini, khususnya pada sektor hukum dan demokrasi.
Dalam perbincangan di podcast Refly Harun, Mahfud mengaku tingkat optimismenya terhadap kondisi Indonesia saat ini berada di bawah angka enam dalam skala penilaian 0 hingga 10.
"Saya melihatnya belum sampai enam, bahkan ada beberapa yang mungkin sudah lima," kata Mahfud dikutip dari YouTube Refly Harun, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, sejumlah kemajuan memang tidak bisa diabaikan. Namun pada sektor-sektor yang dianggap fundamental bagi kehidupan bernegara, seperti penegakan hukum dan demokrasi, justru menunjukkan kecenderungan kemunduran.
"Kalau kebijakan ekonomi mungkin di atas enam. Tetapi kalau penegakan hukum, demokratisasi dan sebagainya itu masih di bawah enam menurut saya," ujarnya.
Mahfud menilai kondisi tersebut belum mencapai kategori memuaskan dan berpotensi terus menurun apabila tidak ada perubahan kebijakan yang signifikan.
"Jelek-jelek amat sampai fatal mungkin tidak, cuma arahnya cenderung untuk terus ke bawah jika situasinya seperti sekarang," katanya.
Mahfud secara khusus menyoroti praktik penegakan hukum yang menurutnya belum menyentuh persoalan korupsi besar yang menjadi perhatian publik.
Ia menilai aparat penegak hukum lebih sering menangani perkara-perkara yang relatif mudah dibanding membongkar kasus besar yang memiliki dampak luas.
"Penegakan hukum terhadap korupsi misalnya tidak menyasar gejala-gejala yang dirasakan langsung masyarakat. Kasus yang ditangani justru terkesan seperti mencari setoran," ujarnya.(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahfud Beri Nilai Pemerintahan Saat Ini di Bawah Angka 6
Video Production: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Dadan Cs Tersandung Kasus Korupsi, Nasib Diler Motor Listrik MBG di Jakbar Jadi Pertanyaan
13 jam lalu
Tribunnews Update
Polemik Hak Asuh Anak Mengemuka, Ruben Onsu Pertimbangkan Langkah Hukum ke Pengadilan
13 jam lalu
Tribunnews Update
Rupiah Tertekan, Menkeu Ingatkan Dampaknya bagi Usaha Tahu-Tempe yang Bergantung pada Kedelai Impor
13 jam lalu
Tribunnews Update
Sarwendah Tuai Kritik Usai Minta Maaf, Ahli Ekspresi Soroti Pilihan Kata yang Digunakan
13 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.