Selasa, 9 Juni 2026

Mancanegara

Zelensky Sebut Jawaban Putin Lemah, Tegaskan Rusia Kembali Memilih Lanjutkan Perang

Sabtu, 6 Juni 2026 18:15 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM – Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.564 pada Sabtu (6/6/2026), di mana ketegangan verbal kembali mencuat antara kedua pemimpin negara.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memberikan komentar menohok terkait tanggapan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menolak usulan negosiasi langsung dalam surat terbukanya.

Zelensky secara terbuka menyebut jawaban yang diberikan oleh Putin sangat lemah dan membuktikan bahwa pihak Rusia kembali memilih untuk melanjutkan peperangan.

"Sayangnya, pihak Rusia kembali memilih perang – semua orang mendengar tanggapan hari ini. Itu adalah tanggapan yang lemah. Mereka memang tidak ingin mengakhiri perang," ujar Zelensky, Jumat (5/6/2026).

Baca: AS-Iran Kembali Memanas, Putin Tegaskan Rusia Siap Ambil Peran untuk Bantu Penyelesaian Konflik

Lebih lanjut, Zelensky menilai banyak pihak di dunia kecewa dengan sikap Putin yang dianggap enggan mengubah apa pun serta tidak mau mengakui realita konflik tersebut.

Merespons penolakan Rusia, Zelensky menegaskan bahwa tekanan internasional terhadap negara pimpinan Putin itu harus semakin ditingkatkan, salah satunya dengan memperketat sanksi finansial agar Rusia memiliki lebih sedikit uang.

Di sisi lain, Ukraina dilaporkan sedang bergerak cepat mempersiapkan pertemuan baru dengan mitra-mitra Eropa serta menyusun format pertemuan strategis bersama pihak Amerika Serikat berdasarkan laporan Suspilne.

Sebelumnya, Vladimir Putin menolak ajakan pertemuan langsung tersebut karena menilai perundingan belum akan bermanfaat selama persoalan utama penyebab konflik belum diselesaikan secara tuntas.

Putin juga mengkritik langkah Zelensky yang mempublikasikan surat tersebut ke ruang publik, serta menuduh Ukraina hanya ingin memanfaatkan pertemuan untuk menahan laju pasukan Rusia di medan perang.

Bukan hanya itu, pemimpin Rusia tersebut kembali menyentil status masa jabatan Zelensky yang diklaim telah berakhir pada tahun 2024 silam.

Tuduhan itu langsung dibantah oleh pihak Ukraina yang menegaskan bahwa pelaksanaan pemilu belum bisa digelar lantaran negara masih berada dalam kondisi darurat militer.

Putin pun menyatakan bahwa operasi militer Rusia baru akan dihentikan secara total setelah seluruh target dan tujuan yang telah ditetapkan sejak awal berhasil tercapai sepenuhnya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Dandi Bahtiar
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Perang Rusia Vs Ukraina   #Rusia   #Ukraina   #Zelensky   #putin   #negosiasi

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved