Tribunnews Update
Dituding Lepas Tangan soal 3 Santri Dibakar, Pihak Ponpes Bantah dan Klaim Sering Menjenguk
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak pondok pesantren di Desa Mantang, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB membantah lepas tangan terkait kasus pembakaran terhadap tiga santrinya.
Adapun terkait kasus ini, pihak keluarga korban telah melaporkannya ke Polres Lombok Tengah.
Ketua Ponpes, H Ahmad Muzakki Rahmatullah saat ditemui pada Kamis (4/6/2026) menyatakan sejak awal sudah berupaya memberikan bantuan.
Menurut Muzakki, pihak ponpes rutin menjenguk korban baik saat di rumah sakit maupun seusai pulang ke rumah.
Baca: Kasus 3 Santri Dibakar Senior di Lombok Tengah, Ayah Korban Kini Laporkan Ponpes ke Polisi
Baca: Tangis Ibunda Santri yang Dibakar Seniornya di Lombok Tengah, Ungkap Anaknya Kini Malu
Baca: 3 Santri Dibakar Senior di Ponpes Lombok Tengah hingga Satu Meninggal & Pelaku Tak Tanggung Jawab
Terkait terduga pelaku berinisial R, pihak ponpes telah memberhentikannya.
Pihak ponpes juga membantah isu adanya denda Rp 7 juta jika korban atau keluarga menceritakan kronologi kejadian sebenarnya.
Mengenai laporan resmi yang telah masuk ke Polres Lombok Tengah, pihak pesantren menyatakan akan menghormati dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
Namun, ia tetap berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Klarifikasi Ketua Ponpes di Lombok Tengah Terkait Kasus Pembakaran Santri
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribun Lombok
Tribunnews Update
Kasus 3 Santri Dibakar Senior di Lombok Tengah, Ayah Korban Kini Laporkan Ponpes ke Polisi
2 hari lalu
Tribunnews Update
Tangis Ibunda Santri yang Dibakar Seniornya di Lombok Tengah, Ungkap Anaknya Kini Malu
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.