Tribunnews WIKI

Pasa Terapung di Banjarmasin, Aset Negara Sejak 1980

Senin, 2 September 2019 08:47 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasar Terapung merupakan satu di antara beberapa ikon yang ada di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Di Banjarmasin sekiranya ada dua pasar terapung yang terkenal, Pasar Terapung Muara Kuin dan Pasar Terapung Siring.

Pasar Terapung Muara Kuin berada di atas Sungai Barito, Banjarmasin, Kalimantan Selatan sedangkan Pasar Terapung Siring terletak di atas Sungai Martapura.

Pasar Terapung Muara Kuin akan buka sekitar pukul 06.30 hingga 08.00 WITA.

Para pedagang dan pembeli yang ada Pasar Terapung akan menggunakan sarana transportasi jukung (perahu) untuk menjajakan dan membeli barang dagangannya.

Biasanya para wisatawan yang datang ke Kota Banjarmasin pasti menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar terapung ini karena pasar ini dianggap unik dan jarang ditemui di Indonesia.

Karena keunikannya, Pasar Terapung pun dijadikan aset negara oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1980.

Sejarah

Keberadaan Pasar Terapung memang tak lepas dengan berdirinya Kerajaan Banjar sekitar 1595.

Awalnya pasar terapung tersebut sudah ada sejak abad ke-14, sebelum Kerajaan Banjar berdiri.

Namun keberadaan Kerajaan Banjar menjadikan pasar terapung lebih ramai.

Tujuan awal dari keberadaan Pasar Terapung adalah untuk memudahkan para pedagang dikarenakan wilayah Banjarmasin yang terdapat banyak sungai.

Dengan membuka lapak di sungai ini akan memudahkan para pedagang yang membawa barang dagangan berupa hasil bumi dari arah hulu untuk melakukan jual-beli.

Pasar Terapung semakin ramai sejak didirikannya Kerajaan Banjar dengan kenaikan Pangeran Samudera sebagai raja oleh para patih yang dipelopori oleh Patih Masih pada tahun 1526.

Pasar terapung tersbut bahkan menjadi aset penting bagi ibukota kerajaan.

Daya Tarik dan Akses Menuju Lokasi

Daya tarik utama dari pasar terapung tentunya adalah kegiatan transaksi anatar penjual dan pembeli yang dilakukan di atas perahu (jukung).

Di pasar terapung ini, pengunjung juga bisa menemukan makanan tradisional jaman dulu, seperti gulali tarik, gulali rambut, dan tebu.

Tidak hanya menikmati suasana di pasar terapung, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan sekitar sungai dengan menaiki kapal klotok (perahu kecil).

Lokasi Pasar Terapung berada didekat kota Banjarmasin dan mudah unutk diakses.

Untuk pengunjung yang berasal dari luar kota bisa transit terlebih dahulu di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Dari sana kemudian bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Pasar Apung dengan menggunakan sarana transportasi perahu Klotok dengan waktu perjalanan sekitar 45 menit.

 (TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Pasar Terapung di Banjarmasin

ARTIKEL POPULER:

Baca: Geliat Penangkar Perkutut di Banjarmasin, Berburu Bibit hingga ke Thailand

Baca: Menikmati Jajanan halal di Pasar Terapung Khlong Hae, Thailand

 Baca: Gapura di Banjarmasin Masuk 10 Besar Juara Kontes Gapura Cinta Negeri Nasional 2019

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved