Kamis, 4 Juni 2026

Tribunnews Update

Drone Jatuh di Rumania Picu Perdebatan, Ukraina di PBB Tegaskan Bukan Milik Kyiv Melainkan Rusia

Rabu, 3 Juni 2026 13:07 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Asal-usul drone yang jatuh di Kota Galati, Rumania, dilaporkan menjadi perdebatan setelah muncul dugaan bahwa pesawat nirawak tersebut berubah arah akibat tembakan pertahanan udara Ukraina. Namun, dalam rapat Dewan Keamanan PBB, Duta Besar Ukraina untuk PBB Andriy Melnyk (2/6/2026) menegaskan bahwa drone yang jatuh itu merupakan milik Rusia dan membantah berbagai tuduhan yang mengaitkan Kyiv dengan insiden tersebut.

Andriy Melnyk, menegaskan bahwa drone tanpa awak yang jatuh dan menabrak sebuah bangunan di kota Galati, Rumania, merupakan milik Rusia dan bukan berasal dari Ukraina.

Pernyataan tersebut disampaikan Melnyk dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB pada Senin (1/6/2026), di tengah munculnya dugaan dari sejumlah pihak yang menyebut insiden itu mungkin berkaitan dengan aktivitas pertahanan udara Ukraina.

Melnyk menolak keras klaim yang mengaitkan Ukraina dengan insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak melihat dasar yang kredibel terhadap tuduhan yang diarahkan kepada Kyiv.

Baca: Rekam Jejak Terbongkar! Nani S Deyang Pernah Terseret Kasus Ratna Sarumpaet, Kini Bakal Pimpin BGN

Menurutnya, Rusia kembali menyebarkan narasi yang tidak berdasar terkait insiden drone tersebut, sementara Ukraina tetap berpegang pada kesimpulan otoritas Rumania.

Ia juga menyebut bahwa pihak Rusia terus mengulang klaim yang sama dan mengabaikan berbagai temuan yang mengarah pada keterlibatan Moskow dalam insiden tersebut.

Di sisi lain, otoritas Rumania sebelumnya menyampaikan bahwa hasil investigasi awal menunjukkan drone yang jatuh di Galati merupakan jenis Geran-2 buatan Rusia.

Pihak militer Rumania menyatakan kesimpulan tersebut didasarkan pada temuan fragmen drone, termasuk sistem navigasi, komponen elektronik, dan elemen konstruksi mesin yang sesuai dengan perangkat militer serupa buatan Rusia.

Baca: Hotman Paris Angkat Bicara, Sebut Kasus Nadiem Sebenarnya Sederhana: Tak Ada Kerugian Negara

Insiden jatuhnya drone tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah pemimpin Barat yang langsung mengutuk Rusia atas dugaan pelanggaran wilayah udara.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengecam insiden itu sebagai bentuk kecerobohan, sementara Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran yang tidak dapat dibiarkan.

Namun, Presiden Rumania Nicusor Dan kemudian menyatakan bahwa insiden tersebut masih perlu ditinjau lebih lanjut, termasuk kemungkinan drone tersebut terkena imbas tembakan sistem pertahanan udara Ukraina.

Ia menjelaskan bahwa beberapa drone yang melintas di wilayah Ukraina sebelumnya telah ditembak jatuh, dan salah satunya diduga berubah arah hingga akhirnya jatuh di wilayah Rumania.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa asal-usul drone tersebut masih harus ditentukan melalui penyelidikan resmi sebelum dapat diambil kesimpulan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, juga menilai bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada Moskow merupakan bagian dari kampanye informasi yang dinilai anti-Rusia.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Viory dengan judul 'Russian drone, nothing else!' - Ukraine's rep Melnyk rebukes Moscow over Romania UAV strike as Bucharest ducks 'Kiev shootdown' claim 

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Rumania   #drone   #Ukraina   #PBB

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved