Rabu, 3 Juni 2026

Tribunnews Update

INDEF Kritik Prabowo yang Pakai Uang Pribadi untuk Dinas Luar Negeri: Sejak Awal Harus Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 18:36 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengkritik pernyataan Seskab Teddy Indra Wijaya yang menyebut Presiden Prabowo menggunakan uang pribadi untuk menutup kekurangan biaya perjalanan dinasnya ke luar negeri. 

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurahman menyatakan, hal itu memang tidak melanggar aturan. 

Baca: Teddy Skakmat Kritik Dino Patti Djalal: Prabowo Pakai Uang Pribadi Jika Biaya Kunker Lewati Anggaran

Rizal meminta pemerintah memberikan penjelasan yang transparan kepada publik. 

Selain itu, harus ada perencanaan anggaran yang matang agar tidak menimbulkan masalah tata kelola di kemudian hari.

Menurutnya, penggunaan dana pribadi oleh presiden pada prinsipnya diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan regulasi keuangan negara dan tak menimbulkan konflik kepentingan.

"Secara aturan, penggunaan uang pribadi oleh presiden untuk menutup kekurangan biaya perjalanan luar negeri pada prinsipnya dimungkinkan selama tidak menggunakan mekanisme penggantian yang melanggar aturan keuangan negara dan tidak menimbulkan konflik kepentingan," ujar Rizal saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).

Baca: Pengamat Politik Kritik Prabowo Beli Sapi Kurban Pakai APBN: Idealnya Pakai Uang Pribadi

Kendati begitu, Rizal menegaskan setiap kegiatan kenegaraan idealnya direncanakan. 

Bahkan, sebaiknya dianggarkan sejak awal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

INDEF menegaskan, akuntabilitas kepala negara adalah bagian penting dari prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. 

"Namun, seluruh kegiatan kenegaraan pada dasarnya idealnya sudah teranggarkan dalam APBN melalui standar biaya resmi, sehingga kebutuhan pembiayaan tambahan seharusnya dapat diantisipasi sejak awal dalam perencanaan fiskal negara," lanjut Rizal.

Baca: Saat Istana Tegaskan Jam Rolex untuk Timnas Berasal dari Kantong Pribadi Prabowo, Bukan Uang Negara

"Di sisi lain, secara tata kelola publik, hal ini tetap perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan grey area dalam administrasi keuangan negara," tegasnya.

Jika tidak dijelaskan secara terbuka, penggunaan dana pribadi dalam agenda resmi dikhawatirkan dapat memicu spekulasi politik di tengah masyarakat.

Terkini, INDEF berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan yang komprehensif. 

Hal itu penting dilakukan, agar kepercayaan publik terhadap tata kelola keuangan negara tetap terjaga. 

Baca: Presiden Prabowo Ternyata Pakai Uang Pribadi untuk Biayai Makan Bergizi Gratis, Istana Tak Menampik

Selain itu, tidak menimbulkan persepsi yang keliru terkait penggunaan dana pribadi dalam agenda kenegaraan. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Pakai Uang Pribadi di Perjalanan Dinas Luar Negeri, INDEF: Harus Transparan

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved