Senin, 1 Juni 2026

Terkini Nasional

DICEMASKAN ANAK, Mama Sinta Nangis Ungkap Kondisinya seusai Diisukan Diintimidasi

Senin, 1 Juni 2026 18:09 WIB
Tribunnews Bogor

TRIBUN-VIDEO.COM - Akhirnya Yasinta Moiwend alias Mama Sinta memberikan klarifikasi usai diisukan diselundupkan gara-gara viral film Pesta Babi.

Isu Mama Sinta diselundupkan hingga diculik muncul dari anak-anaknya.

Pada Minggu (31/5/2026), anak-anak Mama Sinta mengurai kecemasannya atas nasib sang ibu.

Melalui sebuah video singkat, anak-anak Mama Sinta menceritakan kronologi 'hilangnya' Yasinta setelah muncul jadi salah satu pemeran utama di film Pesta Babi.

Mama Sinta sendiri memang tengah jadi sorotan di film Pesta Babi karena tegas menolak Proyek Strategis Nasional (PSN).

Namun setelah film tersebut viral, Mama Sinta mendadak mengubah haluannya.

Mama Sinta kini menegaskan bahwa ia mendukung PSN yang dicanangkan pemerintah.

Bukan cuma itu, Mama Sinta yang dikenal sebagai tokoh perempuan adat sekaligus pejuang lingkungan dari Merauke itu juga keras menentang penayangan film Pesta Babi.

Puncaknya, Mama Sinta melaporkan Ketua LBH Merauke, Johnny Teddy Wakum ke polisi karena dianggap bertanggung jawab atas peluncuran film tersebut.

"Mereka putar film Pesta Babi itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali! Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka! Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati!" kata Mama Sinta.

Dugaan diselundupkan dan intimidasi
Terkait dengan perubahan sikap Mama Sinta yang berbalik arah membela PSN pemerintah, anak-anaknya pun buka suara.

Dalam video singkat yang dibagikan akun Jubi News, anak-anak Mama Sinta menyebut bahwa sang ibu mendadak hilang dari rumah sejak 24 Mei 2026.

Atas kejadian tersebut, anak-anak pun curiga Mama Sinta sengaja diselundupkan oleh sejumlah pihak.

"Kami dari keluarga Mama Sinta mau klarifikasi tentang dugaan mama mulai dari hari Minggu tanggal 24 Mei 2026, kami kehilangan kontak dengan beliau," ungkap anak Mama Sinta.

"Setelah tanggal 23 hari Sabtu, ketika video mama Sinta berkembang di media. Saat itu kami coba membangun komunikasi dengan mama, tapi mama sudah tidak komunikasi dengan keluarga mulai dari hari Minggu. Diduga saat itu mama ditekan dan sudah membangun perencanaan yang cukup panjang untuk bagaimana mama diuga untuk mengambil data dari mama Sinta," sambungnya.

Lebih lanjut, anak-anak juga menceritakan kronologi Mama Sinta pergi dari rumah tanpa pamit.

Anak-anak curiga Mama Sinta dijemput oleh aparat militer.

"Hari Minggu saat itu mama tidak bermalam di rumahnya, tapi beliau bermalam di pos TNI di Kampung Wogekel Distrik Ilwayab. Hari Senin tanggal 25 beliau bersama dengan (aparat militer) yang bertugas untuk mengamankan PSN di Kampung Wanam dan juga (pejabat distrik) saat ini, ikut menyelundupkan mama tanpa sepengetahuan keluarga," kata anak-anak Mama Sinta.

"Dugaan pertama itu mama diberangkatkan pakai kapal laut ke Merauke. Tapi Hari Senin itu dibangun komunikasi bahwa beliau akan menggunakan pesawat jet milik, menuju Timika dan ke Boven Digoel. Dan juga mereka entah berangkat ke Merauke, saat itu kami sudah tidak tahu keberadaan beliau," sambungnya.

Setelah menghilang, Mama Sinta mendadak menghubungi keluarga untuk meminta kartu identitas.

Dari sanalah keluarga curiga Mama Sinta sudah ada di Jakarta.

"Sampai dengan hari Jumat tanggal 29, kami baru tahu ketika (aparat militer) dan (pejabat distrik) berada setelah kembali mereka menggunakan pesawat dari Merauke ke Wanam, untuk komunikasi dengan mama Sinta di Jakarta," pungkas anak Mama Sinta.

"Mama Sinta sampaikan bahwa tolong kirimkan identitas diri yaitu KTP, dan Kartu Keluarga. Mama sampaikan bahwa kami akan bertemu dengan presiden. Komunikasi itu dilakukan setelah Mama sudah melaporkan LBH di Polda Metro Jaya," sambungnya.

Klarifikasi Mama Sinta

Dicemaskan oleh anak-anaknya karena mendadak hilang, Mama Sinta akhirnya muncul.

Pada Senin (1/6/2026) Mama Sinta berurai air mata mengurai kondisinya saat ini.

Mama Sinta membantah bahwa dirinya diintimidasi gara-gara film Pesta Babi.

Adapun untuk aksinya ke Jakarta hingga melaporkan Ketua LBH Merauke, Mama Sinta menyebut itu semua atas keinginannya sendiri.

"Saya sendiri yang datang. Tidak ada orang yang ajak saya. TNI tidak jemput saya, tidak ada intimidasi," akui Mama Sinta.

Sembari terisak, Mama Sinta meminta agar semua pihak tidak ikut campur dengan urusannya.

"Jangan ikut campur urusan saya ya. Jangan kaitkan urusan saya dengan PSN. Saya bermasalah dengan orang-orang tertentu yang pamer-pamer saya punya wajah di mana-mana. Bukan kalian yang kasih makan saya, saya cari makan sendiri," ujar Mama Sinta sambil menangis.

Mama Sinta juga membantah tudingan anak-anaknya soal intimidasi.

"Tidak usah tuduh orang. Saya di Jakarta baik-baik. Saya tidak pernah sampai di Boven Digoel? stop tidak usah provokator lagi," tegas Mama Sinta.

Baca: Respons Direktur LBH Papau Merauke Dilaporkan Mama Yasinta soal Film Pesta Babi Hormati Keputusan

Baca: Alasan Mama Yasinta Laporkan Ketua LBH Merauke terkait Film Pesta Babi, Merasa Dieksploitasi

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Tangis Mama Sinta Pecah Tak Terima Diisukan Diculik Karena Film Pesta Babi, Bantah Ucapan Anaknya

Editor: Erwin Joko Prasetyo
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews Bogor

Tags
   #film   #Pesta Babi   #anak   #Mama Sinta   #Yasinta Moiwend   #intimidasi   #Papua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved