Senin, 8 Juni 2026

Nasional

Akal Bulus EKS Caleg Jadikan Kakek S Budak Pemuas Nafsu, Kenal dari Kegiatan Politik

Senin, 1 Juni 2026 17:56 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM – Kasus dugaan tindakan asusila yang menimpa seorang pria lanjut usia di Kota Cirebon akhirnya mencuat ke publik setelah selama dua tahun tersimpan rapat.

Korban berinisial S (64) akhirnya memberanikan diri mendatangi Polres Cirebon Kota untuk melaporkan pengalaman yang selama ini ia simpan karena rasa takut dan tekanan psikologis yang berkepanjangan.

Laporan tersebut kemudian berujung pada penangkapan seorang pria berinisial H, yang diketahui merupakan mantan calon anggota DPRD.

Di balik pengaduan itu, tersimpan cerita panjang yang menurut penyidik dipenuhi ancaman dan dugaan pemaksaan.

Polisi mengungkap bahwa korban dan terduga pelaku telah lama saling mengenal. Hubungan keduanya terjalin melalui aktivitas politik, di mana korban pernah menjadi bagian dari tim sukses yang mendukung H dalam dua periode pencalonan.

Kedekatan dan kepercayaan yang telah terbentuk selama bertahun-tahun itulah yang diduga dimanfaatkan pelaku.

Berawal dari Ajakan ke Hotel
Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula ketika H mengajak korban ke sebuah hotel di wilayah Cirebon dengan alasan meminta bantuan pijat.

Tanpa menaruh curiga, korban memenuhi ajakan tersebut karena mengenal pelaku sebagai sosok yang pernah menjadi atasannya dalam kegiatan politik.

Namun situasi berubah saat mereka tiba di kamar hotel. Di lokasi itu, korban mendapati seorang pria lain yang disebut telah berada di sana lebih dulu.

Menurut polisi, korban kemudian diminta melakukan hubungan sesama jenis dengan pria tersebut. Permintaan itu langsung ditolak.

Meski demikian, tekanan terhadap korban disebut tidak berhenti sampai di situ.

Baca: IRGC EJEK TRUMP HABIS HABISAN! Wajah Trump Dipasang di Rudal, Iran Ancam Markas AS di Timur Tengah

Baca: Fatih Unru Ketagihan Syuting Bareng Imam Darto | SI PALING SELEB

Penyidik mengungkap adanya dugaan penggunaan foto telanjang hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menakut-nakuti korban.

"Asal muasalnya itu saudara S ditunjukin foto telanjang, yang mana foto telanjang itu ternyata editan AI. Untuk mengancam si S, kalau dia enggak mau ngikutin arahan si H, maka akan disebarluaskan," ungkap Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP M Fadillah.

Rekaman Diduga Jadi Alat Tekanan
Di bawah tekanan tersebut, korban akhirnya mengikuti keinginan pelaku.

Dalam prosesnya, tindakan yang terjadi disebut direkam dan kemudian digunakan sebagai alat untuk mengendalikan korban pada kesempatan berikutnya.

Polisi menduga modus serupa berulang beberapa kali. Berbekal rekaman dan materi yang dimiliki, pelaku disebut terus memaksa korban melakukan hubungan sesama jenis di sejumlah hotel berbeda di Kota Cirebon.

Tak hanya itu, korban juga mengaku mengalami tindakan sodomi secara paksa.

Selama bertahun-tahun, korban memilih bungkam karena khawatir nama baiknya rusak apabila ancaman tersebut benar-benar disebarkan.

Rasa takut itu membuat korban terus berada dalam tekanan hingga akhirnya memutuskan mencari keadilan melalui jalur hukum.

"Mau tidak mau saudara S mengikuti perintah saudara H," pungkas AKP M Fadillah.

(*)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Kisah Pilu Kakek 64 Tahun Dipaksa Layani Nafsu Sesama Jenis Mantan Caleg, Korban Ancaman Foto AI

 

Editor: Dimas HayyuAsa
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Caleg   #politik   #Cirebon   #asusila

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved