Tribunnews WIKI

VIDEO: Keris Kyai Tenger, Keris Presiden Joko Widodo

Sabtu, 31 Agustus 2019 18:06 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Keris Kyai Tengara merupakan sebuah koleksi yang paling monumental di Museum Keris Surakarta, Jawa Tengah.

Keris Kyai Tengara adalah keris yang dihibahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada pihak museum tepat pada peresmian Museum Keris Surakarta 9 Agustus 2017 silam.

Presiden Jokowi sendiri mendapatkan Keris Kyai Tengara dari seorang masyarakat pecinta keris.

Nama Kyai Tengara sendiri berasal dari kata tenger, yang berarti penanda.

Hal tersebut karena keris ini memang menjadi penanda diresmikannya Museum Keris Surakarta.

Seperti halnya dengan benda-benda pusaka lainnya, Keris Kyai Tengara juga menyimpan berbagai makna filosofis.

nama Kyai Tengara breasal dari bahasa Jawa, ‘tenger’ yang bermakna penanda.

Hal itu bermakna bahwa Keris Kyai Tengara merupakan penanda diresmikannya Museum Keris Nusantara di Surakarta.

Lebih lanjut, keris lekuk lima seperti Keris Kyai Tengara ini biasa dipakai oleh seorang pemimpin.

Selain itu, keris dengan luk lima juga menjadi harapan supaya pemiliknya pandai berbicara dan mengayomi rakyatnya.

Konteks pandai bicara di sini bukan berarti menjadikan pemiliknya pandai berorasi, melainkan lebih pada apa yang dia katakana maka rakyatnya akan cenderung mengikutinya.

Keris Kyai Tengara yang memiliki luk lima ini juga dipercaya melambangkan Ideologi negara yakni Pancasila.

Sementara pamor yang memakai pamor wengkon bermakna melindungi.

Ornamen berupa gajah liman, yaitu perwujudan hewan mitologi Jawa berkepala gajah, memiliki tubuh naga, dan bersayap.

Gajah dimaknai sebagai hewan yang cerdas dan kuat, yang merupakan harapan supaya Indonesia menjadi bangsa yang cerdas dan kuat.

Literatur lain juga menjelaskan bahwa gajah liman tersebut melambangkan penguasaan tiga Matra, yakni darat, laut, dan udara.

Motif alas-alasan atau berbagai macam hewan yang terdapat pada warangka mengandung nasihat supaya manusia lebih mencintai dan dapat hidup secara beriringan dengan alam.

Sementara itu, pilihan warna merah pada warangka atau sarung keris juga bukan tanpa alasan.

Warna merah dalam budaya Jawa melambangkan kepemimpinan.

Warangka berwarna merah ini tidak dapat digunakan oleh semua orang.

Biasanya, warangka berwarna merah ini dipakai oleh para bangsawan, keturunan kerajaan, atau para pemimpin.

Secara umum, makna filosofis Keris Kyai Tengara ini adalah seluruh rakyat Indonesia siap melindungi Pancasila, sedangkan Pancasila itu yang mengayomi seluruh rakyat Indonesia. (*)

ARTIKEL POPULER:

Baca: Museum Keris Nusantara

Baca: Tahapan-tahapan Pembersihan Keris agar Tetap Awet di Museum Keris Solo

Baca: Keris yang Berada di Museum Keris Solo Sebagian Berasal dari Sitaan Aparat Berwajib

TONTON JUGA:

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: TribunnewsWiki
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved