Tribunnews Update
Film Pesta Babi Malah Diterima & Diputar di Universitas Bonn Jerman seusai Jadi Polemik di Indonesia
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Film dokumenter yang sempat menjadi polemik di tanah air, Pesta Babi akhirnya diputar di Jerman.
Karya anak bangsa garapan sutradara Dandhy Laksono yang sempat menuai polemik itu disaksikan bersama di Universitas Bonn, Jerman.
Baca: Wamentan Sudaryono Tanggapi Viralnya Film Pesta Babi, Tegaskan Cetak Sawah di Papua Butuh Waktu
Universitas tersebut merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Jerman.
Pelaksanaan nonton bareng (nobar) Film Pesta Babi di Jerman diusung oleh diaspora setempat.
Usai melaksanakan nobar Film Pesta Babi, para peserta mengekspresikan perasaan mereka melalui gambar.
Baca: Usai Protes Film Pesta Babi, Mama Sinta Kini Dukung Proyek Food Estate Pemerintah di Tanah Papua
Salah satu peserta terlihat menggambar tubuh manusia yang penuh coretan.
Gambaran ini sebagai bentuk ungkapannya setelah menonton film tersebut.
Beberapa peserta nobar Film Pesta Babi juga menyampaikan apa yang mereka rasakan.
Perasaan yang dirasakan mulai dari sedih, patah hati, terkejut, penuh ketakutan hingga duka.
Peserta lantas melanjutkan diskusi terkait karya ini.
Baca: Pengakuan Menohok Aktivis Papua Mama Yasinta Ngaku Dijebak Masuk Film Pesta Babi
Mubtaza peneliti masyarakat adat memberikan komentarnya.
Ia menyebut masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri perlu memberikan pandangan dan kritik tajam terhadap Indonesia untuk ke depannya khususnya Papua.
"Kita nantinya juga akan kembali ke Indonesia, kita harus berkontribusi punya pemikiran yang kritis, tajam soal bagaimana pembangunan Indonesia ke depannya, khususnya di Papua," kata Mubtaza.
Meski banyak antusiasme namun, peserta dibatasi hanya 40 orang.
Baca: Reaksi Keras KSAD atas Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana Coba Pikir Aja, Pasti Orang Berduit Lah
Kenina Khaerani, Ketua PPI Bonn mengungkap tidak ada kesulitan dalam pengurusan pemutaran Film Pesta Babi di universitas Jerman.
Ia menyebut peserta hanya diwajibkan mengisi formulir dari pembuat film dan disampaikan ke universitas.
Ia menjelaskan prosesnya mudah dan tidak ada pungutan biaya dalam pemutaran ini.
Baca: Natalius Pigai Akui Sudah Nonton Film Pesta Babi, Respons Menteri HAM Ini Langsung Jadi Sorotan
Bahkan selain di Bonn, nobar Film Pesta Babi rencananya akan digelar di sejumlah kota lain di Jerman.
Film yang mengangkat perjuangan masyarakat adat Papua dan sempat menjadi polemik di tanah air itu kini justru diterima di luar negeri. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Fakta Sapi Bertulis Prabowo: Ternyata 2024 Silam, Sapi Kurban 2026 Tertulis 'Bantuan Kemasyarakatan'
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Ungkap Kode Kesepakatan Damai Lewat Abraham Accords, Singgung Utang Budi Negara Teluk ke AS
5 hari lalu
Tribunnews Update
Detik-detik Pengasuh Ponpes Cabul di Pekalongan Digeruduk Yakuza Mangenes, Pelaku Cabuli 25 Santri
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Menkeu Purbaya Akui Janggal Kurs Rupiah Tembus Rp 17.800 Padahal Ekonomi Bagus: Enggak Masuk Akal
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.